pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Peluang SYL Tetap Terbuka

Adi : Posisi Bargaining SYL Sangat Kuat

MAKASSAR, BKM –Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) kian intens mempromosikan diri akan bertarung dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar untuk memperebutkan posisi ketua umum Mei mendatang.
Di sela-sela pembukaan kegiatan Karang Taruna se Sulsel, SYL meminta doa dan dukungan pengurus. Begitu pula saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Bupati/Wakil Bupati Gowa. SYL kembali meminta doa masyarakat Sidrap untuk menjadi Ketua Umum DPP Golkar, Kamis (18/2).
SYL mengaku berbagai pihak memiliki kepentingan yang sangat besar terhadap partai berlambang beringin rindang itu. Golkar termasuk menentukan siapa presiden dan wakil presiden Indonesia, menentukan legislatif dan kebijakan negara. Siapapun punya kepentingan, institusi besar apapun punya kepentingan.
Keinginan kuat maju di Munaslub dibarengi dengan sejumlah agenda sosialisasi dan roadshow ke berbagai daerah, dan luar Sulsel.
Dia mengklaim, dukungan para kader Golkar akan mengalir pada dirinya. “Hampir semua daerah, setelah tahu apa yang ada di pikiran saya untuk Golkar, langung setuju,”tegasnya.
Namun, ketika ditanya soal rekomendasi dukungan SYL mengaku belum ada. “Tidak adapi rekomendasi,” jelasnya.
Gubernur Sulsel dua periode ini menegaskan, modal utamanya maju Munaslub hanyalah keinginan kuat membawa Golkar menjadi partai besar yang berpihak kepada rakyat. “Itu bukan pekerjaan kecil. Golkar itu ibarat raksasa yang harus dibangunkan dari tidurnya,” tegas SYL.
Dosen politik Unhas Adi Suryadi Culla menilai posisi bargaining SYL sangat kuat.
Setidaknya hal tersebut tergambar dari hasil kunjungan SYL di sejumlah daerah dan respon dari sejumlah tokoh nasional seperti Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan serta tokoh lainnya.
Saat berkunjung ke redaksi Berita Kota Makassar, Kamis (18/2), Adi menyebutkan posisi SYL memiliki nilai tawar yang sangat kuat karena bisa menyatukan dua kubu yang selama ini berseteru. Hal lainnya, karena SYL yang juga ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dinilai mampu membesarkan partai dengan pengalaman yang dimiliki seperti bupati dua periode, wakil gubernur hingga menjabat Gubernur Sulsel dua periode.
Sebelum memimpin Golkar Sulsel, SYL pernah mengetuai AMPI Sulsel, hingga ketua Kosgoro Sulsel.
Meski diakui untuk maju di Munaslub, SYL perlu mendapatkan dukungan 30 persen atau sekitar 180 DPD I dan DPD II serta dukungan finansial yang tidak sedikit.
“Tapi karena masyarakat berharap ada orang besar dari kawasan timur indonesia setelah JK, maka yang pas adalah sosok SYL, karena memiliki reputasi yang bagus dan sosok negarawan seperti JK,”ujarnya.
Adi menambahkan bila saat ini waktu yang tepat bagi SYL untuk memimpin golkar, “Saat ini momentumnya memang SYL memimpin Golkar, kalau tidak maka akan menunggu lagi lima tahun kedepan. Saya kira SYL bersama Ketua Kadin Sulsel Zulkarnain Arif akan mengumpulkan para kepala daerah. Kalau zul bergerak yakin tak sia sia itu,”pungkasnya. (rhm/rif/b)



×


Peluang SYL Tetap Terbuka

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar