JENEPONTO, BKM — Program Jeneponto Gammara tersu digalakkan Bupati jeneponto, Iksan Iskandar. Salah satu program Gammara, yakni pelesetarian lingkungan dan penghijauaan.
Tak terkecuali bagi anggota Pramuka di wilayahnya. Iksan bahkan meminta, Pramuka menjadi garda depan implementasi program penghijauan di Jeneponto. Hal itu disampaikan Iksan saat memberika sambutan di Lomba Kemah Bhakti Saka yang digelar di hutan kota, Jalan Lingkar, Keluarahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jumat (18/2).
“Pramuka Jeneponto harus terdepan sebagai pemerhati lingkungan. Saya tidak mau lihat di depan rumah anggota Pramuka tidak ada pohon. Saya juga tidak mau lihat ada anggota Pramuka tutup mata jika ada tetangannya sakit dan tidak dibawa ke rumah sakit. Saya tidak mau lihat ada anggota Pramuka tutup mata jika di lingkungannya ada yang lapar dan kena gizi buruk. Jika tidak mampu maka segera dilaporkan, karena itulah fungsi Pramuka, harus peka terhadap malasah lingkungan dan kemanusian,” tegas Iksan.
Menurutny, semangat menanam pohon adalah langkah positif dalam memperbaiki kerusakan lingkungan. Namun langkah itu tidak cukup jika tidak disertai semangat memelihara, menyiram menyiangi dan terpenting memagari.
“Dengan adanya kesadaran ini, maka kita bisa keluar dari masalah lingkungan dan sosial. Kita tidak bisa tinggal diam, apalagi daerah kita masih berstatus daerah tertingal. Kita perlu memicu dan memacu diri agar lebih bersemangat untuk bisa sejajar dengan kabupaten lain yang lebih dulu maju dari kita,” ucap Iksan memotifasi seluruh peserta.
Dalam kegiatan ini, Wakil Kepala Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto, Kompol Muh Amin, Kapala Dinas Perhutanan dan Perkebunan, Kahdir L Bulu, Ketua Kwarcab Pramuka Jeneponto, HM Tajuddin M Laja, seta sejumlah perwakilan sekolah. (krk-ril/c).
Anggota Pramuka Wajib Tanam Pohon
×

