BANTAENG, BKM — Bupati Bantaeng, Prof HM Nurdin Abdullah, meminta kepada dewan hakim/dewan juri supaya mengutamakan kejujuran dalam menilai para peserta. “Saya meminta supaya dewan juri bersikap sportif atau jujur”, katanya.
Hal ini diungkapkan Nurdin diacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat Kabupaten Bantaeng, Selasa (23/2), di tribun utama revitalisasi Pantai Seruni.
Peserta MTQ terdiri dari delapan kafilah dan bagi yang keluar juara akan mewakiliBantaeng ke MTQ tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Barru.
Olehnya peserta terbaik, merupakan hasil penilaian yang didasarkan atas sportifitas. Beberapa anggota kafilah menyambut baik imbauan bupati. Sangkala dari Kecamatan Uluere berharap dewan hakim dan dewan juri agar dapat bersikap independen agar penilaiannya tidak subyektif.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, pernah terjadi penilaian didasarkan atas kedekatan. “Pernah terjadi penilaian didasarkan atas hubungan keluarga. Ini kan subyektif namanya”, tandasnya.
MTQ ini diikuti semua kecamatan dengan jumlah kafilah, Bissappu 48 orang, Ere Merasa 50, Gantarangkeke 65, Pa’jukukang 42, Sinoa 31, Tompobulu 57, Uluere 28, Bantaeng 34. Qari dan qariah yang berjumlah 360 orang ini akan dinilai oleh 36 dewan hakim/juri, berlangsung sealama lima hari, 23 – 27 Februari 2016.
Kepala Kantor Kementerian Agama Bantaeng, Muhammad Yunus, ketika melantik dewan hakim/juri, mengharapkan agar tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan didasarkan kepada keridhaan Allah SWT. (wam/C)
Bupati Minta Dewan Juri Sportif
×

