pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Buaya Nakal Berakhir di Regu Tembak

WATAMPONE, BKM — Buaya pemangsa manusia Bonci (60) warga Desa Pakka Salo meregang nyawa ditangan regu tembak TNI-Polri pada Rabu (24/2). Sang Buaya terpaksa dibunuh karena dikhawatirkan bisa menambah daftar panjang warga yang meninggal akibat dimangsa si Buaya.
Sebelum dieksesi, regu tembak TNI/Polri sudah mempersiapkan diri di Sungai Pakka Salo tempat sang Buaya selalu muncul. Pemerintah Kecamatan Dua Boccoe, tim Mapolres Bone, Polsek Dua Boccoe dam anggota TNI dari Kodim 141 Toddo Puli dibantu Warga, melakukan penyisiran sepanjang sungai untuk mengetahui keberadaan Buaya yang dicurigai telah memangsa manusia.
Setelah itu, pada Rabu lalu warga memancing Buaya tersebut dengan seekor itik yang digantung. Ditengah sungai, tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat Bonci. Belum lama setelah di gantung, buaya dengan ukuran besarpun muncul. Tanpa menunggu waktu lama, regu tembak dari TNI-Polri dan Perbakin, membidik bagian kepala, mata dan punggung.
Tembakan pertama tepat sasaran hingga membuat Buaya memuntahkan kaki korbannya dan se ekor itik.
Meski diberondong dengan tima panas, sang Buaya tampak menunjukan perlawanan. Buaya berbalik mengangkat kepala dan hendak menyerang para regu tembak. Sayangnya, dengan cekatan, tim eksekusi kembali menembak sang buaya hingga tak berdaya.
Pada tembakan kedua buaya langsung memuntahkan paha korbannya. Tak lama setelah itu, Buaya langsung diseret ke darat.
Salah seorang warga Pakka Salao yang mengaku bernama Ancu berharap agar aparat melanjutkan pencarian terhadap buaya yang lainnya. ”Saya yakin masi ada temannya. Pasti akan kembali memakan korban bila tak dihabisi semuanya. Karna pernah saya liat ada Buaya yang sedikit lebih kecil dari ini yang mati . Jadi kalau bisa, harus di cari terus “kata Ancu
Kapolsek Dua Boccoe AKP H Risal membenarkan jikja Bonci jika kasus meninggalnya karena dimangsa buaya. ”Sudah pasti Bonci mati karena di mangsa Buaya. Karena waktu ditembak, buaya memuntahkan kaki dan paha Bonci. Kira -kira waktunya dia muncul itu sekitart jam 11 siang,” papar Kapolesk.
Saat dilakukan pemeriksaan panjang buaya mencapai 4 meter dan lebarnya 70 cm. ”Perutnya tidak sempat dibedah karena korbannya sudah dimuntahkan. Rencananya bersama tripika tetap melakukan operasi pembersihan karna kita yakin masih ada temannya dan itu berbahaya. (amr)



×


Buaya Nakal Berakhir di Regu Tembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar