pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hidayatullah Usung Tiga Program

MAMUJU, BKM — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatulah Sulawesi Barat meneguhkan jati diri menuju sukses tarbiyah dan dakwah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel d’Maleo Mamuju ini dibuka langsung Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh. Turut hadir, Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin, Abd Azis Qahhar Muzakkar, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Muhdin.
Ketua DPW Hidayatullah Sulbar, Ustad M Imran Jufri, mengatakan, Rakerwil ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Hidayatullah setiap tahunnya. Tujuannya, untuk merumuskan agenda kegiatan. Hidayatullah sendiri memiliki tiga kegiatan, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial. ”Ketiga program ini paling bersentuhan dengan seluruh simpul-simpul masyarakat. Dakwah dan pembinaan nantinya akan terus dilaksanakan. Begitu pula dengan program sosial, hampir semua kabupaten yang ada di Sulbar akan dibangun panti asuhan. Selain itu, kami akan melepas da’i ke daerah dan peluncuran mobil ambulans untuk baitullah,” jelasnya.
Sedangkan program yang menurutnya bisa terus terbangun sinergitas dengan pemerintah, yakni sektor pendidikan. Sektor ini memiliki posisi yang strategis dalam mempersiapkan generasi sekarang dan mendatang dalam membangun bangsa negara ini. Khususnya pada Provinsi Sulbar Malaqbi ini.
Ketua Dewan Syuro Hidayatulah, Azis Qahhar Muzakkar, mengatakan, untuk dakwah itu di atas kepentingan pribadi dan keluarga. Di hidayatulah masih bisa merotasi pimpinan untuk pindah. Santri di Hidayatullah harus siap kalau ditempatkan di daerah untuk menyebarkan dakwah.
”Untuk pelepasan da’i yang ada di Hidayatulah adalah merupakan program rutin dari Hidayatulah yang telah di berikan tugas pendidikan dakwah serta kegiatan sosial. Tidak ada Islam tanpa pendidikan. Kita butuh pendidikan untuk hidup. Kewajiban kita terhadap Al Qur’an adalah bisa membaca,bisa memahami artinya, ?serta mengamalkannya,” ujarnya.
Dijelaskan, program grand MBH Al Qur’an adalah bagaimana mengajarkan Al Qur’an dengan mudah. Ini bisa terlaksana secara baik di hadapan generasi masa sekarang, ketika itu dilakukan langkah kerjasama yang baik antara pihak mubaligh, pemerintah dan kalangan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, kepada BKM ketima diminta tanggapannya usai membuka acara tersebut, mengatakan, peranan mubaligh saat ini sangatlah penting dalam memberikan pencerahan bagi seluruh umat, baik pada generasi muda saat ini yang banyaknya fenomena yang datang menghantui pada generasi masa depan bangsa Indonesia. Yakni adanya kewaspadaan soal bahaya narkoba yang saat ini sudah menjadi darurat narkoba terhadap bangsa ini.
”Untuk itu, kami selaku pemerintah mengharapkan peran mubaligh inilah nantinya akan memberikan pencerahan ke lapisan bawah,” ujarnya.
Gubernur Sulbar dua periode ini berpesan kepada para mubaligh untuk terus melakukan langkah pencerahan bagi umat, baik soal narkoba maupun adanya faham-faham yang keliru dan menjadi gerakan teror terhadap negara ini. Maka dari aka itu, perlu para mubaligh ini meluruskannya. Sehingga faham-faham yang akan merusak akidah umat dapat ditekan secara cepat. (ala/mir/c)



×


Hidayatullah Usung Tiga Program

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar