MAKALE, BKM — Mengantar Tana Toraja unggul dan Sejahtera selama kepemimpinan Nicodemus Biringkanae-Viktor Datuan Batara (Sangmaneta) 5 tahun kedepan, partisipasi masyarakat sangat menentukan pembangunan.
”Untuk itu menyatukan perbedaan pascapilkada 9 Desember 2015 lalu akan dijadikan sebagai energi baru dalam membangun Tana Toraja lima tahun kedepan. Kesejahteraan rakyat diatas segala-galanya dan jauh lebih penting,”
ujar Nico pada acara silaturrahmi Pimpinan dan anggota DPRD Jumat (26/2) di lobi Gedung DPRD Tana Toraja Makale.
Menurut Nico, partisipasi masyarakat wujudkan pembangunan, dokumen anggaran dan pengelolaannya hendaknya transparan karena dokumen APBD bukan lagi rahasia, melainkan dokumen publik.
Untuk itu pengelolaan keuangan baik dari APBD, APBN, DAK dan DAU tidak boleh ada keculasan, sehingga harus terbuka dan transparan karena Pemda membuka diri masyarakat berpartisipasi pembangunan di Tana Toraja, sebut Nico.
Gerakkanlah hati dan jujur melayani masyarakat, sehingga forum Muspida juga turut serta sukseskan pembangunan di daerah ini secara keseluruhan.
Olehnya itu, pejabat yang loyal dan berprestasi serta memiliki kompetensi akan menjadi perioritas utama menduduki jabatan sesuai keahliannya.
Diakui bupati Nico, meskipun pembangunan sudah berjalan baik di Tana Toraja, namun kearipan local jangan dilupakan karena merupakan tuntunan akselerasikan pembangunan semua aspek, dengan tetap kedepankan budaya sipakaboro, Sitaratte, Sipakatau, Siangkaran dan Sipakaturusan.
Dijelaskan Nico, hadirkan pemerintahan yang sejuk bermartabat di Tana Toraja, masyarakat butuh jaminan kepastian keamanan Kantibmas, sehingga dukungan Forum Muspida diharapkan, sehingga saat sekarang kita berpikir apa yang kita berikan dalam membangun Tana Toraja kedepan lebih baik.
”Janganki kodong lihat-lihatka saja, saya sudah terbiasa hidup dalam kelaurga sederhana, bantuka baik secara moril maupum materil pikirkan pembangunan dikampungta,” imbuh Nico (gus/c).
Partisipasi Masyarakat Penentu Pembangunan
×

