BARRU, BKM — Konstruksi lemah dan kekuatan ombak yang begitu kuat membuat tanggul pantai jebol sepanjang 12 meter di Keluarahan Sumpang Binangae, Barru. Pemandangan rusaknya tanggul ini bisa disaksikan sekitar pantai yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari Kantor Kelurahan Sumpang Binangae.
Tanggul longsor ini sangat membahayakan warga yang kerap melintasi jalan tersebut.
Warga yang berdomisili sekitar lokasi kejadian Minggu (13/3) mengakui jebol tanggul ini sangat mengkhawatirkan. Terutama para pengguna jalan dari arah utara ke Selatan Sumpang Binangae, karena kalau kurang hati-hati, bisa terperosok ke dalam longsoran pantai ini. “Kami juga heran kejadian itu sudah berlangsung lama dan jebolnya tanggul disini bukanlah peristiwa baru. Hampir setiap datang musim barat (hujan) dan diselingi angin kencang serta ombak besar berimbas kepada jebolnya tanggul disepanjang pantai itu. Ironisnya perhatian pemerintah patut dinilai kurang. Padahal peristiwa longsor ini sudah lama terjadi.
Kadis Pekerjaan Umum Muhammad Rusdy yang berusaha dihubungi tidak berhasil. Handphone miliknya beberapa kali dihubungi, namun tidak aktif. Kawasan pantai Sumpang Binangae selama ini, memang hanya mengandalkan kekuatan tanggul sebagai penahan ombak. Apalagi disepanjang pantai itu tidak satu pun ada kawasan tanaman mangrove.
Hal ini bisa disaksikan mulai dari arah Utara disekitar Kampung Padongko hingga memanjang ke selatan sampai sekitar wilayah Pantai Wisata Ujung Batu. Imbasnya gerusan ombak ke pantai yang berdinding semen itu sulit terhindarkan. (udi/C)
Tanggul Pantai Sumpang Binangae Jebol
×

