JENEPONTO, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto memasukkan air terjun Tama yang terletak di Kampung Tama Lulua, Desa Ramba, Kecamatan Rumbia dalam salah satu objek wisata andalan.
“Kita bisa bangun infrastruktur berupa tangga seribu dan pendukung lainnya di air terjun ini. Ini menjadi salah satu destinasi wisata yang bisa kita promosikan hingga ke manca negara. Selain pemandangannya yang asri, air terjun ini juga terbilan uni karena bercabang dua setinggi 150 meter,” ungkap Bupati Jeneponto, Iksan Iskanar saat mengunjungi Air Terjun Tama, Rabu (16/3).
Iksan juga mengaku salut kepada masyarakat Ramba, khusunya masyarakat Tama Lulua yang senantiasa menjaga keasrian alam di sekitar air tejun tersebut. Jika kondisi ini dipertahankan dan diberikan fasilitas penunjang wisata, kata Iksan, bukan tidak mungkin akan membawa pemasukan bagi PAD Jeneponto.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jeneponto, Nuralam Basir yang ikut mendampingi kunjungan bupati mengatakan, peningkatan infrastruktur penunjang air terjun Tama sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2016.
“Kita sudah usulkan agar infrastruktur pendukung berupa alat ganti baju, toilet dan kios pedagang cindramata, kedai makan minum, area parkir dan akses tangga seribu menuju air terjun mendapat anggaran di tahun 2016 ini,” kata Nuralam Basir.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jeneponto, Abd Malik mengatakan, infrastruktur jalan menuju air terjun masuk perencanaan jalan hotmix. Sementara untuk infrastruktur pendukung, lanjut dia, segera dibangun guna memacu PAD Jeneponto untuk sektor wisata. (krk-ril/c)
Iksan Gali Potensi Air Terjun Tama
×

