MAKASSAR, BKM — Institusi kepolisian tidak hanya dituntut dalam hal melakukan penindakan kasus kriminal dan kasus lainnya. Kepolisian juga berfungsi sebagai intitusi dalam hal melakukan pencegahaan, khususnya pada kalangan usia dini.
Tak heran jika setiap tingkatan Polsek memiliki cara tersendiri dalam melakukan upaya tersebut. Seperti halnya yang dilakukan jajaran Polsek Tallo melalui program PMK (Polisi Masuk Kelas).
Program yang ditelorkan Kapolsek Tallo, Kompl Henki Ismanto, Sik ini mulai efektif dijalankan sejak Henki menjabat sebagai Kapolsek di wilayah hukum Tallo. Program dalam bentuk sosialisasi pencegahaan tindak kriminalitas yang digelar di setiap sekolah di wilayahnya itu diharapkan ikut menekan angka kriminalitas, khusus di kalangan pelajar.
“Program PMK ini kami kemas dengan baik dan sudah berjalan sejak saya mulai menjabat Kapolsek Tallo. Program ini bagian upaya dalam mengantisipasi potensi kriminalitasgenerasi muda anak bangsa, khususnya pelajar agar tejauh dari hal-hal yang negatif,” ungkap Kompol Henki kepada BKM,Kamis (17/3)
Menurut Kapolsek, Program PMK diharapkan menjadi bekal agar para generasi muda terhindar dari pelanggaran hukum. Program ini, kata dia, penting diterapkan mengingat saat ini para pelaku kriminal didominasi oleh remaja dan pelajar.
“Kami lakukan ini berdasarkan rasa tanggungjawab sebagai abdi negara, dan melalui Program PKM ini, Insya Allah siswa mendapat bekal untuk masa depannya kelak,sebab dasar dalam PMK ini tidak lain adalah bekal agar mereka terhindar dari tindak kriminalitas,” harap Kapolsek.
Kapolsek mengibaratkan Program PMK sebagai pondasi dalam membentuk karater pelajar yang patuh atas aturan hukum yang berlaku. “Ibarat bangunan kalau pondasinya rapuh maka bangunan itu cepat roboh,” ujarnya.
Dia berharap, agar Program PMK tidak hanya sebatas kegiatan sosialisasi semata, namun dapat terwujud dalam iplementasinya kepada para pelajar. (ish-ril)
Canangkan Program Polisi Masuk Kelas
×

