MAKALE, BKM–Tiga partai politik di kabupaten Tana Toraja masing-masing Partai Golkar, Demokrat dan Gerindra belum melakukan pergantian antar waktu (PAW) bagi legislatornya yang mundur beberapa waktu lalu.
Karena belum ada kejelasan pelaksnaaan PAW, maka hingga kini tiga kursi di DPRD Toraja masih tetap lowong alias tidak bertuan.
Kursi Partai Gerindra yang ditinggalkan ketuanya Johanis Amping Situru yang juga Wakil ketua DPRD Tana Toraja ditinggalkan lantaran tersandung kasus tindak pidana korupsi, “Ini belum ada kejelasan akan diganti,”ujar legislator Gerindra Kendek Rante kepada BKM di Makale, Selasa (22/3).
Kendek Rante menyebutkan pergantian wakil ketua DPRD Tana Toraja belum dibicarakan ditingkat partai, sebab masih menunggu petunjuk dari DPD Partai Gerindra Sulsel yang diketuai La Tinro La Tunrung.
Soal siapa yang bakal mengisi kursi dari Gerindra, lanjut Kendek belum jelas, namun biasanya jika ada anggota dewan berhalangan tetap diganti caleg perolehan suara tertinggi dibawahnya dari daerah pemilihan (Dapil) yang sama.
Adapun kursi yang ditinggalkan legislator Partai Demokrat Viktor Datuan Batara yang terpilih sebagai Wakil Bupati Toraja kemungkinan akan diisi Alexander Pantan Rante Allo dari Dapil Mengkendek.
Sementara kursi yang ditinggalkan legislator Golkar Manga Rante Patila lantaran terseret kasus korupsi, juga bakal digantikan Ombak Sandang juga dari Dapil Mengkendek.
Hasil pemilu legislatif 9 April 2014 lalu, golkar Toraja yang diketuai Wellem Sambolangi mengontrol 7 kursi di DPRD Toraja. (gus/rif/c)
Tiga Kursi Masih Lowong
Golkar, Demokrat dan Gerindra belum PAW
×

