PAREPARE,BKM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Parepare meminta bantuan Polres Parepare untuk memburu salah satu narapidana pencurian motor (curanmor), yang telah kabur sejak Sabtu (19/3) lalu.
Ahmad (30) kabur usai membantu petugas lapas untuk memperbaiki pintu utama lapas, saat kejadian itu. Setelah merampungkan pekerjaannya, Ahmad berpura-pura beli rokok lalu kabur, tanpa pengawasan ketat oleh pihak petugas Lapas, dimana saat itu yang bertugas adalah Jonatan.
Kaburnya Ahmad ini diduga sengaja dilakukan oleh petugas lapas karena memberikan ruang bagi napi untuk keluar masuk beli rokok di warung diluar Lapas.
Ironisnya, ada indikasi napi ini keluar diduga skanario oknum dilapas dimana kepala Lapas (Kalapas) II B Parepare, Indra Setya Budi lagi cuti di Makassar, sehingga kesempatan napi yang sisa tiga bulan ini menjalani hukumanya bisa bebas tanpa dikawal sehingga melarikan diri.
Indra, saat konfirmasi, mengenai napi kabur ini membenarkan jika ada napi curanmor kabur tanpa diketahuinya. Bahkan belum selesai cutinya, langsung pulang ke Parepare karena ditelpon kanwil provinsi Sulsel terkait adanya napi kabur tersebut.
Indra, mengatakan, tim regu saat tugas saat itu sedang diperiksa, termasuk secara person,”kami sedang periksa petugas lapas yang saat itu bernama Jonatan,”terangnya.
Kami baru melapor ke Mapolres Selasa (22/3) agar bisa membantu mendapatkan napi tersebut.
Ahmad adalah tahanan kasus pencurian dengan hukuman 1,4 tahun penjara. Dia ketahuan kabur, satu jam pasca ikut membantu perbaikan beberapa bagian Lapas. “Pelaku memang sempat minta izin pada salah seorang sipil untuk beli rokok. Kaburnya lewat pintu utama, karena saat itu memang pintunya sedang diperbaiki,” jelas Indra.
Indra menambahkan, pelaku sempat menjalani isolasi lantaran sempat mencoba upaya bunuh diri dengan merobek nadinya menggunakan gergaji. Pelaku, sempat mengalami depresi lantaran ditinggal istri dan anaknya. Akibat perbuatannya itu, pembebeasan bersyarat Ahmad yang sudah didepan mata terancam dibatalkan.
Kapolres Parepare, AKBP Alan Gerrit Abast, mengaku kalau baru menerima surat secara resmi dari Lapas II B untuk minta bantuan pencaharian. (smr/C)
Kalapas Minta Bantuan Polisi
×

