SINJAI, BKM — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geram Sinjai mendatangi Gedung DPRD Sinjai, Senin (28/3) terkait dengan sikap Pemkab yang tidak memfungsikan Terminal Bulupatukku. Mereka diterima anggota DPRD Ibrahim, Ketua Komisi I Musawir di ruang rapat DPRD Sinjai.
Kepada anggota dewan, para aktifis mendesak dewan mengambil langkah terkait persoalan Terminal Induk Bulupatukku di depan Kantor Dinas Perhubungan untuk difungsikan sebagaimana.
Perwakilan LSS Ali Kamar menuturkan selama ini kondisi terminal yang ada di pusat kota Sinjai terkesan ditelantarkan oleh Dishub Sinjai.
“Untuk apa ada terminal kalau tidak difungsikan. Tidak ada keseriusan Kadishub dalam mengelola terminal. Padahal kalau ini di fungsikan akan ada PAD,” tegas Ali.
Aktifis lainnya Arifing Kasong melihat akan ada potensi merugikan pedagang yang mangkal di terminal ini jika terminal tidak difungsikan. Menurutnya para pedagang ini mengeluh karena kurang berfungsinya terminal induk ini sehingga pendapatan para pedagang berkurang,
” Di Terminal kan banyak pedagang berjualan dan merasa dirugikan padahal pedagang di terminal membayar sewa setiap saat,” tandas Arifin.
Arifin bahkan mendesak Bupati untuk mengevaluasi Kadishub jika tidak mampu untuk memfungsikan terminal dengan baik sebagai sumber PAD bagi Sinjai. Anggota DPRD Sinjai Ibrahim berjanji akan menyampaikan keluhan para aktifis sinjai geram ini kepada ketua DPRD untuk ditindak lanjuti dengan Rapat Kerja.
“Kita akan sampaikan ke pimpinan untuk ditindak lanjuti. Saya memahami keluhan teman-teman,”tandas Ibrahim. Sementara Kadishub Sinjai Firdaus yang
dikonfirmasi BKm via ponselnya membantah Terminal Bulupatukku tidak berfungsi dengan baik
“Tetap berfungsi. Cuman memang mobil angkutan umum sekarang kurang jadi itu yang menjadi masalah. Kita coba hitung berapa yang ke Makassar dengan plat kuning itu kan cuman sekitar 5 mobil saja ini memang pekerjaan rumah buat kita,” kuncinya. (din/D)
LSM Geram Desak Kadishub Dievaluasi
×

