MAROS, BKM — Aktivis Perempuan Sulsel berencana menggelar sosialisasi anti korupsi khusus perempuan di Kabupaten Maros.
Sosialisasi bertajuk “Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) akan digelar bersamaan dengan peringatan hari Kartini 21 April mendatang.
Untuk memuluskan kegiatan ini, aktivis SPAK melakukan audiens dengan Ketua DPRD Maros, HAS Chaidir Syam dan Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, Selasa (5/4).
Aktivis perempuan, Ema Husain mengatakan, program SPAK ini merupakan program hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Australia dengan menyasar perempuan dan anak. Program ini juga telah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tiga tahun sedangkan di Sulsel program ini telah berjalan selama dua tahun.
“Kalau di Sulsel ada enam daerah yang akan menjadi sasaran program SPAK ini yakni Makassar, Maros, Pare-pare, Enrekang, Bone dan Gowa. Nanti 21 April akan kita lakukan pembagian 1000 buah pin secara serentak. Kita berharap dengan audiens ini Pemkab Maros menghadirkan perempuan-perempuan hebat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Ema melanjutkan, dengan kegiatan ini diharapkan perempuan-perempuan yang juga ibu dari anak-anaknya di rumah dapat menanamkan nilai-nilai anti korupsi ke keluarga. Menanamkan nilai kejujuran sejak dini pada keluarga.
Sementara itu, ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam menuturkan, pihaknya sangat mendukung dan menyambut baik gerakan SPAK ini. Menurutnya, gerakan anti korupsi memang harus dilakukan secara massif dan terus menerus dengan gerakan penyadaran sejak dini melalui anak-anak dan perempuan.
“Kami di DPRD sangat mendukung program ini, mudah-mudahan gerakan anti korupsi ini bisa efektif dan menimbulkan penyadaran sejak dini untuk anak-anak. DPRD siap bersinergi dengan Pemkab Maros untuk mendukung dan menyukseskan program ini,” pungkasnya. (ari-ril)
Aktivis Perempuan Sosialisasi Anti Korupsi
×

