WATAMPONE, BKM — Puncak peringatan hari jadi Bone ke-686 diwarnai dengan prosesi Mattompang Atajang. Acara ini digelar hanya sekali dalam setahun dan dilakukan hanya pada saat peringatan hari jadi Bone.
Mattompang Arajang adalah membersihkan benda-benda kerajaan berupa peralatan perang seperti keris, badik, parang dan tombak.
Acara puncak hari jadi Bone dihadiri sejumlah pejabat baik pusat daerah termasuk dari sejumlah provinsi di Indonesia. Bahkan ada yang datang dari Malaisya.
Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi disela-sela prosesi Mattompang Arajang berharap agar Bone kedepan semakin dikenal luas dan maju. Bone bisa menjadi daerah kunjungan wisata.
“Kita berharap agar kedepan Bone ini semakin maju dan sejahtera. Mari kita ajak saudara kita untuk datang ke Bone. Ayo ke Bone,” ujar Fahsar.
Gubernur Sulsel Sahrul Yasin Limpo mengakui potensi yang dimiliki Bone. Syahrul bahkan tak henti-hentinya memuji Bone. Gubernur juga menyerahkan bantuan berupa satu unit alat berat.
Selain Gubernur juga hadir Pangdam VII Wrb, Wakapolda Sulsel, Ketua DPRD Sulsel. Menteri Pertanian yang semula dijadwalkan hadir terpaksa batal karena kondisinya yang kurang sehat. Mentan meninggalkan Watampone sebelum puncak acara.
Usai Mattompang, sejumlah peserta dari sejumlah kerajaan ikut dalam acara pawai pasukam kerajaan. (amr/C)
Mattompang Atajang Warnai HUT Bone
×

