MAKASSAR, BKM — Dana desa akhirnya cair sekitar Rp456,7 miliar dari total Rp968,8 miliar untuk tahap pertama. Total desa penerima dana tersebut di Sulsel mencapai 2.239. Sekitar 11 kabupaten diantaranya saat ini sudah menerima anggaran tersebut.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kelurahan (BPMPDK) Sulsel, Mustari Soba, mengatakan, dana desa tahap pertama mulai disalurkan sejak akhir Maret lalu. Secara bertahap dana desa tahap pertama mulai dicairkan ke kabupaten.
Hanya saja, tahun ini ada perubahan sistem pencairan dari tiga kali tahapan pada tahun 2015 lalu, menjadi dua kali tahapan.
“Sejak akhir Maret lalu dana desa tahap pertama 60 persen dari total dana desa tahun ini sudah mulai cair. Sekarang sudah ada beberapa kabupaten yang menerimanya,” ungkap Mustari, akhir pekan lalu.
Pencairan dana desa sebenarnya mengalami keterlambatan dari target Kemendes PDTT sekitar pertengahan Maret lalu.
Mustari menjelaskan, lambannya pencairan dana desa tersebut karena terkendala aturan yakni revisi Peraturan Pemerintah 22/2015 terkait dana desa.
Peraturan Pemerintah tersebut fokus pada jumlah tahapan dana desa, yang sebelumnya tiga tahapan menjadi dua tahapan. Dengan demikian diharapkan penyerapan dana desa bisa maksimal.
“Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini pencairan dana desa hanya dilakukan dua tahap yakni pada April dan Agustus,” katanya.
Penyaluran dana desa tahun lalu dilakukan dengan tiga tahap yakni April (40 persen), Agustus (40 persen) dan Oktober (20 persen). Sedang tahun ini hanya dua kali, yakni April (60 persen) dan Agustus (40 persen).
“Penyaluran dua tahapan ini dilakukan agar penyerapan dana desa tersebut lebih optimal,” katanya.
Berdasarkan data, alokasi dana desa tahun ini mengalami peningkatan cukup tinggi. Dimana dana desa 2015 hanya Rp20,7 triliun, naik menjadi Rp46,9 triliun.
Setiap desa rata-rata akan mendapatkan dana sebesar Rp700 juta hingga Rp800 juta. Sedangkan tahun lalu rata-rata desa hanya mendapat Rp250 juta hingga Rp300 juta.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengatakan, soal pencairan dana desa dirinya belum tahu persis lantaran belum menerima laporannya.
Kendati begitu, Agus mengaku dana desa di Sulsel sudah berjalan sesuai aturan. Apalagi selama ini dana desa di Sulsel tidak ada masalah.
“Saya berharap dana desa ini bisa mendorong ekonomi rakyat dibawah. Selama ini dana desa lancar, saya tidak menerima laporan yang bermasalah,” katanya. (rhm/war)
ADD Cair Rp968,8 M Tahap Pertama
×

