LUWU, BKM–Sejumlah tokoh yang disebut-sebut bakal maju di Pilbup Luwu 2018 mendatang sudah mulai sosialisasi dan bentuk tim pemenangan. Bahkan sudah ada yang membangun posko hingga mengkampanyekan calonnya melalui media sosial. Tak jarang kandidat menggelar pertemuan dengan elemen masyarakat bahkan sudah ada yang berani menyewa lembaga survei guna menghitung peluangnya.
Amru Saher yang saat ini menjabat Wakil Bupati Luwu rupanya tidak terpengaruh dengan gonjang -ganjing itu. “Pilkada masih panjang bro, saya masih fokus menyelesaikan masa jabatan dengan pak bupati,”ujar Amru melalui kerabatnya, Adnan Husain, Minggu (24/4).
Amru yang juga alumni fakultas teknik Unhas ini mengaku sudah ada beberapa tokoh di Luwu yang mengajaknya untuk berpaket di Pilbup nanti. Namun Amru yang juga politisi PKS ini belum memikirkan soal itu. “Saya ucapkan terima kasih atas pinangannya. Saya katakan belum memikirkan pilkada”kata Adnan menirukan ucapan Amru.
Dibanding dengan politisi lain, Amru Saher kata Adnan tentu punya bargaining lebih. Disamping masih menjabat wakil bupati, dia juga mantan sekretaris DPW PKS Sulsel. Kemampuannya membaca peta politik khususnya di Luwu tentu tidak diragukan lagi.
Itu dibuktikan pada Pilbup Luwu 2013 silam. Hanya beberapa bulan menggelar sosialisasi dia berhasil menyisihkan sejumlah tokoh untuk berpasangan dengan Andi Mudzakkar. Ditambah lagi dengan faktor lucky yang selalu menyertainya. Saat maju menjadi anggota DPRD Sulsel untuk pertama kalinya ia belum memiliki apa-apa dan berhasil dengan meraih suara cukup signifikan. Bahkan saat itu dia didaulat sebagai anggota dewan termuda di provinsi. Periode kedua maju sebagai legislator Amru Saher tidak lagi bekerja keras lantaran perjuangannya sudah dinikmati masyarakat. “Insya Allah saya belum pernah kalah kalau bertarung,”ujarnya Amru optimistis.(wan/rif/c)
Amru Saher Belum Tertarik Bicara Pilbup
×

