pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Penyaluran Raskin Kembali Dikeluhkan

MAROS, BKM— Puluhan warga yang bermukim di Lingkungan Maccini Ayo, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros mengeluhkan keteralmabatan pendistribusian beras miskin (raskin).
Hingga Senin (25/4) kemarin, warga penerima raskin mengaku belum menerima raskin yang disalurkan pihak Buloq setempat.
Menurut Direktur LSM Bumi Mentari, Andi Ilham Lahiya, pihaknya telah menerima laporan terkait keluhan warga. Ia mengaku menyayangkan keterlambatan penyuplaian beras raskin untuk masyarakat miskin di Kecamatan Lau. Terlebih lagi di kecamatan lain sudah masuk.
“Dari laporan masyarakat, mereka sangat resah atas tidak adanya pengeluaran beras raskin di wilayah Kecamatan Lau. Katanya sejak bulan Februari sampai bulan April tidak ada beras bulog yang masuk di wilayahnya,” jelasnya.
Sehingga masyarakat mempertanyakan kepada pihak kelurahan tapi belum ada tanggapan yang pasti karena menurut masyarakat dengan adanya beras Bulog atau raskin kita sangat bersyukur bagi masyarakat yang tidak punya lahan persawahan atau pun perkebunan.
“Sebenarnya beras bulog sudah keluar di wilayah lain. Sisa di Kecamatan Lau yang belum keluar juga sampai saat ini. Dan masyarakat resah melihat kejadian seperti ini,” kata Ilham.
Kini masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa atas semuanya dan masyarakat sangat membutuhkan beras raskin karena hanya itu harapan masyaratkat sebagai bahan pokok yang murah untuk di komsumsi setiap harinya.
“Jadi sebenarnya jatah beras raskin untuk warga per bulannya 1 karung. Tapi ketika dalam satu bulannya tidak keluar bulan depannya keluar 2 karung per KK tetapi ini tidak keluar mulai bulan Februari sampai April,” tegasnya.
Hal senada juga diakui oleh tokoh pemuda di Desa Marannu. “Banyak keluhan warga mengenai beras raskin yang belum disalurkan,” kata salah satu tokoh pemuda Desa Marannu, Taslim. Dari laporan warga raskin yang biasanya tersalurkan tiap bulannya hingga kini belum juga disalurkan.
Sementara Kepala Bulog Gudang Maros, Andi Hamzah mengatakan tidak akan membayarkan raskin di Kecamatan Lau selama hutangnya belum dilunasi.
“Jadi ada tunggakan sekitar Rp76 juta untuk tahun lalu. Makanya tidak akan kita salurkan sebelum dibayar itu yang lalu. Karena kita tidak ingin tunggakan ini dijadikan beban ke masyarakat,” jelasnya.
Apalagi, kata dia, yang berutang pasti bukanlah warga. Karena setiap ingin mengambil beras harus dibayar dulu.
Dihubungi terpisah, Kepala Buloq Gudang Maros, Andi Hamzah mengatakan, beras raskin untuk Kecamatan Lau untuk bulan ini belum dapat disalurkan. Permintaan penerima raskin di kecamatan, kata dia, sudah masuk ke Buloq Gudang Maros. Namun karena tunggakan raskin di kecamatan tersebut masih besar, yakni Rp67 juta, sehingga pendistribusian belum dapat dilakukan.
“Kami tidak akan salurkan raskin ke Camatan Lau jika tunggakannya dilinasi,” jelas Hamzah.
Dia menambahkan, tunggakan raskin yang mencapai angka yang siknifikan bukan dari masyarakat penerima raskin. Tapi tunggakan dari pihak pengelola raskin di Kecamatan Lau. Bila tunggakan itu dilunasi, maka pihaknya menjamin dengan cepat menyalurkan raskin sesuai jumlah permintaan yang ada di data Buloq.
“Kalau sudah lunas tunggakanya maka kami pasti salurkan raskin sesuai jumlah permintaan dalam data raskin,” tegasnya. (ari-ril)



×


Penyaluran Raskin Kembali Dikeluhkan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar