LUWU, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar kembali menegaskan pihaknya akan membangun mega proyek by pas di kawasan Ulo Ulo tembus pelabuhan Tadette. Alokasi anggaran yang tersedia yakni Rp 24 miliar dari Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)tahun 2016
“Proses administrasi pendukung sedang disiapkan, kita akan konsultasi dengan Kemenhut dalam hal ini Dirjen Planologi sebab dalam pembanguban by pas ada sebagaian kawasan hutan Mangrove yang akan dilalui. Ini untuk menghindari permaslahan dikemudian hari,” ujar Bupati Andi Mudzakkar Rabu (27/4) saat ditemui kemarin
Sebelumnya bupati mendadak mengumpulkan jajarannya di Kantor Dinas Bina Marga Selasa (26/4). Hadir Kadis Bina Marga, Ridwan Tumba Lolo, Kepala DPKD Luwu, Moh Arsal Arsyad, Kadis DTCPR, Andi Fatahillah beserta Sekdis Sofyan Thamrin, Kepala Bappeda M Rudi dan Sekdis Awwabin, Kepala Dinas PSDA, Sulaeman.
Dalam rapat itu, Cakka menegaskan komitmen Pemkab membangun by pass yang rencananya akan menghubungkan Pelabuhan Tadette dan TPI Ulo-Ulo.
Rapat membahas rencana pertemuan bupati dengan pemerintah pusat, terkait pembangunan by pass yang akan dibangun.
“Selain menghubungan pelabuhan juga akan dijadikan destinasi wisata. Selain itu juga dapat menjadi penahanan abrasi yang mengikis tambak milik penduduk. Hanya saja karena disitu ada Hutan Mangrove, kemudian juga kita mau lihat izin-izin apa yang harus dimiliki makanya kita harus melihat apa saja persyaratannya,” ujar Cakka.
Terkait perizinan yang berkaitan dengan UKL dan UPL, telah diatur.
Sementara Kadis Binamarga Luwu, Ridwan Tumba Lolo yang ditemui mengaku pihaknya masih melakukan perencanaan untuk pembangunan. “Harapan kita tahun ini semoga bisa dilakukan pengerjaan awal,”jelasnya. (wan/C)
By Pas Dianggarkan Rp 24 M
×

