MALILI, BKM — Ahmad Bangun (45), karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Burau, Luwu Timur ditemukan warga di Desa Lambarese dalam keadaan tak bernyawa setelah terseret mobil yang belum diketahui identitasnya itu.
Informasi yang dihimpun, musibah tabrak lari terjadi setelah Ahmad yang diketahui salah seorang warga Desa Tarengge, Kecamatan Wotu itu berniat pulang ke rumahnya.
Ditengah perjalanan, korban yang menggunakan motor Honda Mega Pro dijatuhi pohon bersama dengan kabel listrik di Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Senin (25/4) sekitar pukul 19.30 wita malam lalu.
Setelah korban terjatuh, tiba-tiba mobil yang belum diketahui identitasnya itu menabrak dan menyeret korban sejauh 3 kilometer ke arah Wotu.
“Korban terjatuh karena adanya pohon tumbang, dan tertabrak mobil hingga menyeretnya sejauh 3 KM,” ungkap AKP Nazaruddin, Kasatlantas Luwu Timur.
Menurutnya, pelaku tabrak lari kini dalam pengejaran polisi. “Korban terakhir dilihat warga di wilayah Desa Lambarese, sudah meninggal dunia,” ungkap Nazar yang ditemui Mapolres Luwu Timur, Rabu (27/4) kemarin.
Akibat kejadian ini satu orang meninggal dunia dan kerugian materi ditaksir Rp1,5 juta. (alp/C)
Karyawan PTPN XIV Tewas
Korban Tabrak Lari, Terseret Hingga 3 KM
×

