pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Waduk Bilibili Terancam Diblokade

Warga Mengaku Tak dapat Air

GOWA, BKM — Warga masyarakat yang bermukim di wilayah Desa Bilibili, Kecamatan Bontomarannu mulai jenuh dengan sikap pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ).
Pasalnya hingga kini Instalasi Penjernihan Air (IPA) Bilibili belum juga mendapatkan suplay air baku dari waduk maupun sungai yang selama ini dalam pengelolaan pihak BBWSPJ. Sementara warga yang bermukim sekitar Bilibili sangat membutuhkan layanan air bersih melalui IPA PDAM yang didirikan di wilayah itu. “Makanya jika pihak waduk atau pihak balai belum juga memberikan pasokan air baku itu lebih baik kita tutup saja waduk ini. Sebab tidak ada guna-gunanya. Waduknya ada di wilayah kita namun kita sendiri tidak bisa menikmatinya,” ungkap Dg Kulle, warga Bilibili saat dihubungi.
Menyikapi suara-suara warga tersebut, pihak PDAM Gowa mengaku jenuh dengan pihak balai. Apalagi seperti dikatakan Dirut PDAM Gowa, H Hasanuddin Kamal saat dikonfirmasi sejumlah media, Kamis (28/4) siang sebelum menemui Bupati Gowa di Pemkab. Hasanuddin mengaku heran dengan ulah pihak balai yang dinilainya dua kali mengindahkan surat Bupati Gowa.
“Apa maunya ini balai. Warga di Bilibili itu butuh sumber air baku yang akan dikelola di IPA Bilibili. Padahal kita cuma minta pasokan 20 liter per detik. Kami heran kenapa tidak diberi juga. Kalau kami tidak berpikir panjang mungkin persoalan IPA Bilibili sudah kita tinggalkan tapi apakah kita mau korbankan ratusan masyarakat yang membutuhkan layanan air bersih itu. Padahal dibangunnya IPA ini di wilayah Bilibili guna mengatasi kesulitan air bersih. Kondisi air bersih di Bilibili dan sekitarnya sangat sulit apalagi kemarau tiba,” kata Hasanuddin.
Hasanuddin pun mengatakan, pihaknya justru takut jika warga Bilibili betul-betul menutup aktivitas pengelola waduk. Pihkanya mengkhawatirkan sikap balai memicu kemarahaan masyarakat. Hasanuddin pun menegaskan seharusnya pihak balai tidak hanya merasa dinaungi kementrian PU tapi harus menyadari bahwa keberadaan waduk itu berada dalam wilayah Kabupaten Gowa.
Sementara itu, pihak BBWSPJ Makassar yang berusaha dikonfirmasi terkait desakan warga dan pihak PDAM Gowa, melalui Kepala BBWSPJ, Agus Setiawan hingga kini belum berhasil dimintai komentarnya. (sar-ril)



×


Waduk Bilibili Terancam Diblokade

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar