MAKALE, BKM — Bencana alam berupa tanah longsor di wilayah Kodim 1414/Tator di Desa Buri’ Kecamatan Rembon Kabupatan Tana Toraja terjadi,
Kamis (28/4) pukul 07.30 Wita. Atas peristiwa , ini mengakibatkan sebagian badan jalan poros Kecamatan Rembon menuju Saluputti amblas hingga dua meter hingga membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Untuk meringankan beban yang harus ditanggung warga atas kejadian ini, Dandim 1414/Tator langsung mengambil langkah kongkrit. Dandim
memerintahkan Danramil 1414-09 berkoordinasi dengan instansi di wilayahnya guna mengantisipasi timbulnya korban jiwa.
Memerintahkan Danramil 1414-09 beserta Babinsa di wilayahnya membantu pihak kepolisian guna mengatur lalulintas kendaraan yang melintas di tempat kejadian serta memasang tanda bahaya di tempat kejadian sehingga masyarakat yang melintas selalu waspada.
Bersamaan itu pula Kamis (28/4) pukul 07.00 Wita. wilayah Koramil 1414-03/Rindingallo di Dusun Po’Ton Desa Lempo Po’Ton Kecamatan Rindinggalo, Kabupaten Torut juga terjadi bencana alam tanah longsor yg menyebabkan jalan poros Panngala-Seriale terputus.
Dandim juga telah memerintahkan Danramil Rindinggalo untuk berkoordinasi dengan Kepala Lembang dan Kapolsek untuk mengamankan lokasi longsor.
”Koramil juga diminta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Torut dan Dinas PU agar persoalan akibat bencana bisa segera teratasi,” ujar Dandim.
Di Majene, Dandim 1401/Majene Letkol (Inf) Jamaluddin meninjau jembatan ambruk di Majene Kamis (28/4). Dandim didampingi Danramil 1401-02 Pamboang meninjau jembatan yang membelah Dusun Pesapoang, Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.
Jembatan ambruk disebabkan hantaman aliran air sungai yang meluap akibat hujan deras. Turut dalam rombongan Kepala Seksi Kontruksi Jembatan dari Dinas PU Pemkab Majene, Kepala Seksi BPBD Kab Majene, Kasat Intelkam Polres Majene, Kepala Desa Adolang Dhua, perwakilan Dari PMI Kab.Majene, Personil Koramil 1401-02 Pamboang, Anggota Polsek Pamboang, Serta Masyarakat sekitarnya.
Langkah cepat diambil adalah membangun jembatan alternatif dari batang kelapa agar akses jalan yang menghubungkan kedua desa di wilayah ini bisa dilalui kembali oleh wraga.(mup/C)
Kodim Tator Pantau Bencana Alam
×

