MAKASSAR, BKM — Nasib sial dialami LB (15). Warga Jalan Ratulangi Gang I Makassar ini babak belur dihajar warga setelah keperok mengambil 1 unit Laptop di Kompleks BNI, Jalan Ratulangi, Sabtu (30/4) malam.
Laptop tersebut, disembunyikan oleh LB di dalam tas ransel. Beruntung, aksi main hakim sendiri warga tak berujung pada tewasnya LB. Beberapa tokoh masyarakat di Kompleks BNI berhasil menyelamatkan LB.
LB yang mengalami bengkak pada bagian matanya tak henti-hentinya menangis kesakitan. Untuk menghindari aksi anarkis warga, pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Mamajang. Tersangka ditemui di Mapolsek Mamajang mengakui perbuatannya. Dia mengaku masuk dalam Kompleks BNI untuk mencuri beberapa tas warga berisi laptop dan pakaian.
“Saya cari tasnya orang pak. Kebetulan isi tasnya itu laptop jadi saya ambil mi,” beber LB.
Meski masih di bawah umur, LB ternyata sudah menjadi spesialis dalam kasus pencurian dari rumah ke rumah. Adapun sasaran pelaku, yakni mengintai rumah yang ditinggal kosong maupun rumah yang penghuninya sedang tidur.
Kapolsek Mamajang Kompol Mihardi mengatakan, LB sudah kali kedua berurusan dengan polisi dalam kasus yang sama. Sebelumnya, LB dilepas dan hanya diberikan pembinaan, mengingat usianya masih di bawah umtu.
“Karena sudah berulangkali, LB kita proses sesuai dengan perbuatannya. Namun tergantung juga dari si korban pencurian apakah mau mencabut laporan atau tetap diproses,” jelas Mihardi. (jul-ril)
Curi Laptop, Bocah Nangis Dimassa
×

