PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengutarakan keinginannya untuk menjadikan Parepare sebagai Kota santri dan kota ulama.
Kebijakannya melalui program peduli pesantren diyakini bakal menumbuh kembangkan nuansa religius di kota kelahirannya itu.
Taufan mengatakan, program peduli pesantren diluncurkan setelah program gerakan peduli anti narkoba tengah berjalan. Untuk mewujudkan Parepare sebagai kota religius memang tidak mudah.
Masyarakat tidak perlu pesimis, karena dengan adanya program peduli pesantren ini tentu akan menjawab keraguan itu.
“Kita tidak main-main dengan program Peduli Pesantren ini. Telah banyak program yang kami canangkan, Alhamdulillah, satu persatu kami jalankan. kita perlu dukungan juga dari seluruh pihak, termasuk tokoh Agama, dan pendidik di bidang ilmu Agama,”terang Taufan Sabtu (3/4).
Dia menambahkan program peduli pesantren ini lebih kepada pendidikan karakter terhadap siswa siswi SMP sebelum masuk ke jenjang berikutnya.
Pendidikan carakter bagi para pelajar itu sendiri kata Taufan Pawe, sudah dua tahun dirintis.
Taufan mengungkapkan, sangat ingin mengembalikan identitas Parepare sebagai kota santri.
“Jadi, para generasi kita ini nanti digembleng di pesantren selama tujuh hari untuk memperoleh pendidikan karakter, moral dan akhlak,”ungkap Taufan. (smr/C)
Ingin Sulap Parepare Jadi Kota Santri
×

