pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Perampok Dana BOS Tinggalkan Tas dan Laptop

GOWA, BKM — Tas milik Bendahara SMPN 1 Parangloe, Kabupaten Gowa, Mursalim yang sebelum dirampok, Kamis (18/5) lalu, berhasil ditemukan.
Tas warna hijau yang sebelumny menjadi tempat penyimpanan dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) tersebut, ditemukan di depan SD Hangtuah, Jalan Serdako Usman Ali No 04, Kelurahan Tokata, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Jumat (19/5) siang.
Tas tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang penjual gorengab depan SD Hangtuah. Penjual gorengan itu kemudian menyerahkan tas tersebut kepada salah seorang penjaga SD Hangtuah bernama Ridwan. Setelah itu Ridwan menyerahkan ke guru setempat.
Guru SD Hangtuah yang menghubungi Mursalim Dg Mangung setelah mendapatkan identitas pemiliknya di dalam laptop tersebut.
Murasil yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia bersama pihak Polres Gowa langsung menuju ke SD Hangtua setelah menerima informasi tersebut.
“Saya menuju ke SD Hangtuah bersama dengan pihak Polres Gowa setelah saya melapori sebelumnya tentang penemuan tasku itu,” kata Mursalim,
Menurut Mursalim, dana BOS sekolahnya tersebut sebelumnya berjumlah Rp 105.500.000. Rp5,5 juta diantaranya sudah digunakan oleh korban. Sementara Rp100 juta sisanya ikut dibawa kabur perampok. Saat ditemukan, tas miliknya hanya tinggal berisi Saat tiba di SD Hangtuah, tas tersebut hanya berisi 1 unit laptop merek Acer dan sejumlah 20 slog kertas pengikat uang kelipatan Rp5 juta senilai Rp100 juta.
Terpisah, Kadis Pendidikan Olahraga Pemuda Kabupaten Gowa, Idris Faisal Kadir yang dikonfirmasi terkait adanya insiden perampokan dana BOS milik SMPN 1 Parangloe di kantornya mengatakan, pihaknya hanya menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian untuk mengusutnya.
“Itu uang negara dan kalau hilang maka itu menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Itu uang sekolah bersangkutan bukan uangnya Diknas makanya bendahara harus mempertanggungjawabkannya,” tegas Idris.
Sebelumnya, diketahui Mursalim didampingi Pelaksana tugas Kepala SMPN 1 Parangloe, Umiyati yang juga adalah istri Mursalim, usai mencairkan dama BOS tersebut di Bank Sulsel, Jalan Habibu Kulle, Sungguminasa. Setelah mencairkan keduanya berniat menuju kantor Dinas Dikorda Gowa di Jalan Masjid Raya (perkantoran Pemkab Gowa).
Sebelum menuju kantor dinas, Mursalim yang menggunakan mobil Kijang Toyota warna biru DD 1209 BZ itu mampir sejenak di SPBU Jalan Agussalim untuk mengisi bahan bakar. Kemudian sesaat keluar dari SPBU dalam perjalanan diakuinya kaca mobilnya bagian tengah sebelah kiri dipecahkan orang tak dikenal ternyata tasnya berisi dana BOS itu sudah raib pula.
Sayangnya, suami istri ini tidak berteriak di jalanan namun langsung menuju Polres untuk melaporkan kejadian perampokan yang dialaminya. Sehingga membuat sejumlah pedagang batu akik dan pengguna jalan di lokasi kejadian tidak mengetahui adanya kejadian perampokan tersebut.
“Soalnya tidak ada orang berteriak minta tolong dan tidak terdengar adanya kaca dipecahkan maupun serpihan kaca mobil di jalanan padahal jalanan ini ramai sekali,” ujar salah seorang pedagang batu akik memberikan kesaksiannya saat polisi melakukan olah TKP setempat.
Sementara itu Paur Humas Polres Gowa, Ipda Isyamsah yang dikonfirmasi mengaku jika pihaknya masih melakukan penyidikan. (sar-ril)



×


Perampok Dana BOS Tinggalkan Tas dan Laptop

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar