MAKASSAR, BKM– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar, Busrah Abdullah menyikapi dingin menggelindingnya isu penolakan sejumlah kader PAN yang tidak menginginkannya lagi mencalonkan diri pada Musyawarah Daerah(Musda) PAN Kota Makassar karena dianggap lebih cocok berkiprah di DPW Sulsel
Menurut Busrah, semua orang mempunyai penilaian dan statement yang beragam dan itu wajar-wajar saja. “Kalau saya ingin bergabung di DPW sudah dari kemarin melakukan pendaftaran jelang Muswil PAN Sulsel. Meski peluang saya sangat besar,”ujar Busrah Abdullah, Selasa, (24/5).
Busrah menjelaskan, semua kader PAN di DPW maupun di DPD yang berkeinginan mendaftar sebagai calon formatur mempunyai peluang yang sama, sebab mekanisme pemilihannya nanti tidak lagi memakai sistem one man one vote, tetapi semua calon akan diverfikasi oleh stering komite yang kemudian menentukan lima nama untuk diusulkan ke DPW. “Dari lima nama itu kemudian akan ditunjuk oleh DPW siapa yang menjadi ketua,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Sarekat Pekerja DPW PAN Sulsel, Achmad Pasima, menilai, ada tiga nama yang dianggap layak menduduki jabatan ketua DPD PAN Makassar, yakni Jamil Misbach, Irfan AB dan Hamzah Hamid. Sementara Busrah Abdullah menurut Achmad Pasima sudah saatnya berkiprah di DPW sebagai bagian regenerasi kepemimpinan di DPD PAN Makassar. “Kita ingin PAN lebih bagus lagi kedepan. Pak Busrah itu selama kepemimpinannya di DPD PAN sudah dianggap sukses, sehingga layak untuk berkiprah di DPW karena tenaga dan fikirannya lebih dibutuhkan di DPW dibanding di DPD,”pungkasnya. (ita/rif)
Berpeluang Pimpin DPW, Busrah Masih Ingin DPD
×

