pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DPD II Masih Butuh SYL Pimpin Golkar Sulsel

MAKASSAR, BKM–Para pengurus dan kader Partai Golkar di Sulawesi Selatan masih berharap dan membutuhkan Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk kembali memimpin DPD I Partai Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) Agustus mendatang. Hal tersebut disampaikan para ketua DPD II Golkar di Sulsle bahwa sosok SYL masih sangat dibutuhkan membesarkan partai berlambang pohon beringin rindang menghadapi Pemilu legislatif 2019 mendatang.
Ketua Golkar Pinrang, Abdy Baramuli menegaskan bila figur SYL masih dibutuhkan. “Jadi hasil komunikasi atau ngoblor kita dengan para ketua DPD II sepakat bila pak Syahrul masih dibutuhkan memimpin Golkar di Sulsel. Sepanjang beliau masih ingin dicalonkan kembali, kecuali kalau beliau tidak ingin,”ujar Abdy, Rabu (25/5). Menurutnya, sekiranya pak SYL tak ingin maju, maka paling tidak ketua mendatang kemampuannya menyerupai SYL. “Kita agak sulit mencari figur sekaliber SYL, bukan cuma dukungan dari Pinrang, tapi juga suara,”tegasnya.
Hal sama disampaikan ketua Golkar Tana Toraja, Wellem Sambolangi bahwa fikiran dan kemampuan SYL masih sangat dibutuhkan. “Pak Syahrul itu tokoh nasional, namun jika akhirnya masih lebih memilih berkiprah di Sulsel, tentu tak ada alasan untuk tidak mendukung pak Syahrul,”jelas Wellem yang juga Ketua DPRD Tana Toraja ini.
Plt Ketua Golkar Jeneponto, Hoist Bachtiar menegaskan alasan masih membutuhkan sosok SYL menjadi komandan Golkar di Sulsel. Menurut Hois, jika pemilu mendatang menggunakan sistim proporsional tertutup, hanya mengunakan tanda gambar tentu bukan lagi memasang foto caleg, maka sangat tepat kalau SYL yang turun berkampanye. “Sepanjang pak Syahrul maju di Musda, maka kandidat lainnya akan mundur teratur,”ujar koordinator Banggar DPRD Sulsel ini.
Wakil Ketua Golkar Sulsel, HA Kadir Halid juga tetap berharap agar SYL maju di Musda. Terkait sistim yang digunakan di Musda nanti, anggota Komisi D DPRD Sulsel ini mengemukakan tak jauh berbeda dengan sistim yang digunakan di Munas atau Munaslub. “Untuk Provinsi sama dengan model di Munas atau Munaslub. Yang berbeda hanya jika di Musda untuk tingkat kabupaten kota,”jelas adik kandung ketua harian DPP Golkar, HAM Nurdin Halid ini. (rif)



×


DPD II Masih Butuh SYL Pimpin Golkar Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar