ENREKANG, BKM — Layanan publik yang mudah diakses menjadi impian warga. Apalagi untuk layanan dasar misalnya pembuatan administrasi kependudukan, mulai dari kartu tanda penduduk, akte kelahiran dan kartu keluarga serta sejumlah administrasi lainnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Enrekang Andi Hamzah mengakui pentingnya pendekatan layanan ke masyarakat. Untuk itu kata dia, pihaknya terus melakukan layanan publik keliling ke kecamatan.
Ditambahkan Iwan Ardin Sekertaris Dukcapil Enrekang jika pihaknya terus melakukan pelayanan keliling mulai dari pembuatan kartu keluarga, kartu tanda penduduk dan sejumlah administrasi lainnya.
“Kita lakukan jemput bola ke kecamatan,” lanjutnya yang mengaku masih sulit melakukan pelayanan keliling hingga ke tingkat desa akibat kenderaan operasional yang digunakan tidak dapat melalui medan berat,” katanya.
“Mobil keliling kita yang membawa alat-alat elektronik untuk perekaman, pencetakan itu susah tembus medan berat,” tambahnya.
Wati, mantan pendamping program layanan publik menambahkan jika pihak Dukcapil Enrekang hanya menggunakan kendaraan pinjam pakai bekas mobil operasional kesehatan bantuan pusat. Peminjaman itu sudah berjalan 3 tahun yang lalu. “Itu hanya pinjam pakai mobilnya dan di perbaiki setiap tahunnya karena mobil sudah lama,” kata Wati.
Seharusnya lanjut Wati, untuk mendekatkan layanan publik, maka dibutuhkan mobil keliling yang dapat dimanfaatkan hingga tingkat desa. “Kalau mobilnya itu, sekalipun ada jadwal ke kecamatan, rusak lagi, masuk dulu bengkel. Patilah batal lagi layanan publik karena mau pakai apa alat elektroniknya yang dibutuhkan saat layanan adminstrasi kependudukan,” ungkap Wati. (her/C)
Kepemilikan Adminduk Terbatas
×

