GOWA, BKM — Maraknya aksi pelecehan, pencabulan dan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur terlebih anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah menggugah rasa keprihatinan Forum Anak di Gowa. Forum Anak Hasanuddin Tamallajjua (Fahasta) Gowa pun mengerahkan puluhan anggotanya untuk mewarning pihak Polres Gowa agar memberikan penindakan setimpal bagi para pelakunya dengan hukuman mati
Hal itu disampaikan Fahasta saat menyampaikan aspirasinya ke Polres Gowa, Rabu (25/5) sore. Diterima Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gowa, Aipda Hasmawati, rombongan Fahasta yang dipimpin langsung Ketua PPA Gowa, Hj Hasniaty Hayat bersama Koordinator Divisi Kefahastaan, Aviva R Scholten ini menyampaikan segenap harapan mereka agar pihak penegakan hukum memberika keadilan bagi.para korban.pemerkosaan dan menerapkan hukuman mati bagi para pelakunya.
Hasniati Hayat yang mendampingi puluhan anggota Forum Fahasta Kabupaten Gowa ini mengatakan, masa depan anak-anak di Gowa akan begitu suram jika kasus demi kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak tidak diberikan efek jera.
“Kabupaten Gowa menangis karena dirundung kasus anak baik pemerkosaan dan pelecehan terhadap anak dibawah umur. Saat ini kami merasa bingung untuk menangani kasus-kasus yang melibatkan anak dibawah umur sebagai korban ataupun pelaku, saya juga sudah koordinasi dengan Pak Bupati Gowa dan beliau mengatakan akan segera mencarikan solusi yang tepat dalam menangani masalah tersebut,” tegas mantan anggota DPRD Gowa ini.
Ia juga berharap, agar pelaku pemerkosaan anak bisa dihukum seberat-beratnya sebagai batasan bagi mereka yang punya niat melakukan hal sama. Hasniaty Hayat mengaku trenyuh atas derita yang dialami YM (16), seorang siswi salah satu SMA di Sungguminasa, Kabupaten Gowa yang kini trauma dan tertekan secara psikologis setelah jadi korban pemerkosaan dua pemuda yang mengaku sebagai teman kenalan di facebook, beberapa hari lalu.
“Seandainya saya bisa mendampingi sampai ke tingkat pengambil keputusan maka saya berharap agar pelaku bisa dihukum mati saja, mengingat saat ini kasus anak sama daruratnya dengan narkoba,” harap Hasniati Hayat.
Hal senada diungkapkan Koordinator Divisi Kefahastaan, Aviva R Scholten. Aviva mengatakan pelaku kekerasan terhadap anak harus dihukum berat.
“Apalagi kasus pencabulan dan pemerkosaan harusnya dihukum mati karena merusak masa depan dan harga diri korban. Kami minta dihukum mati saja. Pasalnya pasca peristiwa pemerkosaan, korban menderita, dia lebih cenderung tertutup. Inilah yang membuat korban tidak punya masa depan dan pastinya merasa malu dilingkungannya. Karena efeknya begitu, maka pantas memang kalau pelaku dihukum mati,” tandas Aviva R Scholten yang juga sebagai Duta Anak Kabupaten Gowa 2016.
Kanit PPA Polres Gowa, Aipda Hasmawati mengatakan, semua pelaku pemerkosaan akan diproses sesuai undang-undang. “Tentunya pihak kami akan memproses sesuai ketentuan pasal-pasal dalam UU kekerasan anak, dan saya juga sangat mengapresiasi forum anak ini karena salah satu wadah bagi kami untuk membantu dalam penanganan dan pencegahan kasus anak khususnya di Kabupaten Gowa,” kata Hasmawati. (sar-ril)
Forum Anak Gowa Minta Pemerkosa Dihukum Mati
×

