ENREKANG, BKM — Kerusakan infrastruktur jalan provinsi poros Enrekang-Toraja di Kecamatan Alla dan Kecamatan Anggeraja-Enrekang hingga kini belum ada perhatian dari pemerintah.
Dari pantauan BKM, ada 20 titik jalan berlubang yang panjangya sekitar 36 kilometer sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Wakil Ketua DPRD Enrekang, Arfan Renggong meminta Balai Besar Jalan Provinsi Sulsel agar segera memperbaiki jalan tersebut, karena sudah banyak pengguna jalan utamanya pengendara roda dua yang jatuh akibat jalan berlubang tersebut.
“Kita mita perhatian dari Balai Besar untuk mengantisipasinya. Semoga bisa tuntas hingga mudik lebaran nanti. Bayangkan kita saja orang lokal sudah banyak yang jadi korban,”kata Arfan kepada BKM di Gedung DPRD Enrekang, kemarin.
Arfan mempertanyakan kepada dinas terkait kenapa tidak dikerjakan tahun 2015 ini, padahal setiap tahun lanjut Arfan ada biaya pemeliharaanya.
“Kenapa mesti menunggu hingga akhir tahun diperbaiki sementara orang jatuh tidak menunggu akhir tahun,”tegasnya.
Kepala Dinas PUD Enrekang Abdullah Sanneng, saat dikonfirmasi, Minggu (29/5) mengatakan jalan provisi bukan daerah yang kerja tapi Balai Besar Jalan Provinsi.
“Itu provinsi yang kerja. Nanti kita sampaikan ke provinsi,”tutup Abdullah. (her/C)
36 Kilometer Jalan di Enrekang Rusak Parah
×

