MAKASSAR, BKM–Menghadapi Pemilihan Gubernur Sulsel yang akan dihelat 2018 mendatang, sejumlah figur telah intens berkomunikasi untuk mencari peluang berkoalisi atau berpasangan guna memimpin Sulsel setelah berakhirnya kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo yang menjabat selama dua periode.
Bakal calon (balon) Ahmad Tanribali Lamo bahkan telah mengintensifkan komunikasi dengan hampir seluruh figur yang disebut siap maju di Pilgub nanti.
Beberapa figur yang telah diajak berkomunikasi oleh Tanribali yakni, Ichsan Yasin Limpo, Agus Arifin Nu’mang, Burhanuddin Andi dan Nurdin Abdullah.
Namun, ada satu figur yang belum diajak berkomunikasi yakni Abdul Rivai Ras. “Keseluruhan figur itu sudah terbangun komunikasi, namun saya belum berkomunikasi langsung dengan Rivai Ras,”ujar Tanribali saat berdiskusi di Wakop Dg Anas, jalan Pelita, Selasa (31/5).
Mantan penjabat Gubernur Sulsel ini menjelaskan, diantara keseluruhan figur yang disebutkan sebelumnya, dirinya mengaku sangat intens berkomunikasi dengan Nurdin Abdullah. “100 persen saya ingin berpasangan dengan Pak Nurdin, entah itu kosong satu atau kosong dua,”jelasnya.
Komunikasi yang belum terbangun antara dua perwira TNI AD dan TNI AL ini mendapat tanggapan dari
Dosen politik dari UIN Alauddin, Firdaus Muhammad. Firdaus menyatakan dengan tidak harmonisnya kedua figur itu jelang Pilgub karena adanya faktor persamaan institusi. “Kemungkinan lebih karena faktor teknis atau justru karena “benturan” institusi,” kata dia.
Firdaus menambahkan, untuk penguatan politik, mereka seharusnya harus lebih bersahabat di depan publik, tetapi untuk penguatan politik, sejatinya kedua tokoh tersebut harus saling membuka komunikasi.
Menurutnya, ambisi Tanribali untuk bisa berpasangan dengan Nurdin bakal terwujud, karena mereka terlihat lebih intens melakukan komunikasi politik. “Ambisi Tanribali bakal terealisasi karena keduanya intens melakukan komunikasi politik,”jelas Firdaus. (ita/rif)
Mengaku Belum Berkomunikasi dengan Rivai Ras
×

