pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Alat Damkar Macet, Empat Rumah Rata dengan Tanah

TAKALAR, BKM — Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Takalar. Setidaknya, empat rumah dari lima rumah yang terbakar musnah dilalap si jago merah. Peristiwa ini trjadi diLingkungan Bontongape, Kelurahan Pa’bundukang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Rabu (1/6), sekira pukul 22.00 Wita.
Api baru bisa dikendalikan setelah tiga armada pemadam kebakaran (Damkar) dari tiga lokasi, masing-masing milik Pemkab Gowa, Pemkab Jeneponto dan Pabrik Gula Takalar. Beruntung peristiwa ini tak merenggut nyawa. Meski demikian, diperkirakan kerugian yang dialami warga ditaksir mencapai Rp500 juta.
“Ada lima rumah yang terbakar cuman satu rumah diantaranya yang bisa diselamatkan. Seandainya, mobil pemadam dari Takalar cepat datang, mungkin empat rumah lain bisa diselamatkan,” ungkap Ahmad Saleh, salah satu korban kebakaran.
Korban yang juga Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Takalar menyayangkan peralatan pemadam kebakaran yang digunakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Takalar, karena saat tiba ke lokasi tidak berfungsi maksimal.
“Kami sangat menyayangkan karena peralatan mereka tidak berfungsi dengan baik saat berada di lokasi. Seandainya alat pemadam maksimal, kemungkinan kebakaran hebat ini dapat dimanimalisir,” sesal Ahmad Saleh.
Sementara Lurah Pa’bundukang, Azis Bella mengatakan, lima rumah milik warga yang tertimpa musibah kebakaran masing-masing milik, Idrus Dg Ngitung, Arman Dg Pole, Sampara Daeng Rate, Ahmad Saleh, Daeng Timung, Daeng Te’ne. “Kebakaran terjadi kemarin malam, saat beberapa pemilik rumah sudah tertidur,” kata Lurah Pa’bundukang.
Terpisah, anggota DPRD Takalar dari Fraksi PKS, Ilham JayaTorada meminta kepada Bupati Takalar untuk segera mencopot Kepala BPBD, lantaran rentetan peristiwa kebakaran beberapa pekan terkahir gagal diantisipasi.
“Besaran anggaran pemeliharaan alat Damkar tidak sebanding dengan kinerja BPBD. Sebaiknya bupati mencopot pejabatnya, karena tidak mampu menterjemahkan program Naciniki Tawwa Mata,” tandas, Ilham Jaya Torada. (ari-ril)



×


Alat Damkar Macet, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar