JENEPONTO, BKM — Pantai Tamarunang yang terletak di Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, menelan korban jiwa, Minggu (5/6).
Pantai yang banyak dikunjungi warga, khususnya pekan terakhir jelang bulan suci Ramadan ini menelan satu korban jiwa, yakni Muh Rifal (16), warga Kampung Tamabayara, Keluarahan Pabiringa. Dia ditemukan tewas setelah tergulung ombak.
Menurut Reza Azis (15), rekan korban mengatakan, sebelum tenggelam, Rifal terlihat berenang sekitar 30 meter dari bibir pantai. Reza mengaku sempat diajak korban bereneng jauh, namun ia memilih di tepi pantai, karena alasan takut tergulung ombak.
“Dia (Rifal) ajak saya ke tengah, tapi saya tidak mau karena ombaknya besar, jadi dia sendiri yang lanjut berenang ke tengah. Waktu itu saya sudah tidak lihat lagi Rifal. Dalam hati saya mungkin tenggelam. Karena khawatir, saya langsung panggil warga untuk menolong Rifal,” beber Reza.
Sejumlah warga yang melakukan pencarian akhirnya menemukan Rifal dalam kondisi tidak bernyawa. Korban pun langsung dievakuasi.
Lanti, orang tua korban mengatakan, peristiwa yang menimpah putranya adalah murni musibah. “Ajal tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Semua kami serahkan kepada yang Kuasa,” jelas Lanti sambil memeluk jenazah anaknya.
Terpisah, Kapolsek Binamu, AKP Muh Rachim yang dikonfirmasi terkait kasus ini mengatakan, jenazah korban Muh Rifal sudah diambil pihak keluarga dan sudah dikebumikan di pemakaman umum di Kampung Tamabayara, Keluarahan Pabiringa. (krk)
Pantai Tamarunang Makan Korban
×

