MAKASSAR, BKM — Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar masih menunggu kesiapan dari sejumlah pelaku UKM yang ikut dalam pogram kegiatan Pasar UKM. Pasalnya, beberapa pelaku UKM binaan Diskop Kota Makassar masih belum siap menempati lost dan lapak yang ada di Pasar Segar dengan berbagai alasan.
“Kita sudah mempersiapkan sekitar 100 pelaku UKM yang akan menempati kios dan lapak yang ada di Pasar Segar. Tetapi ada beberapa pelaku UKM yang saat ini belum siap masuk di Pasar Segar dan membuat beberapa pelaku UKM lainnya juga enggan masuk. Para pelaku UKM juga saya lihat kompak,” jelas Kepala Bidang UKM Diskop Kota Makassar, Endra di ruangannya, Kamis(9/6).
Menurutnya, pihaknya sudah mengarahkan para pelaku UKM untuk segera masuk mengisi kios dan lapak yang ada di Pasar Segar, namun beberapa pelaku UKM tetap saja ada yang belum siap untuk menempati lost dan lapak yang ada.
“Ini pelaku UKM, saya lihat kompak semua, jadi ada yang belum siap masuk maka beberapa pelaku UKM juga memilih untuk menunggu kesiapan teman lainnya,” katanya.
Terkait kepastian untuk memasukkan para pelaku UKM ke dalam Pasar Segar, Endra mengaku tidak dapat memastikan waktunya.
“Kalau untuk waktunya saya tidak tahu kapan pelaku UKM baru bisa masuk ke Pasar Segar, apakah di bulan ini atau bulan Juli. Jelasnya, kita ini dari Diskop Makassar sudah berupaya untuk mengajak pelaku UKM untuk segera mengisi kios dan lapak untuk segera melaunching Pasar UKM,” pungkasnya.
Sementara itu, sehari sebelumnya, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mengaku pada dasarnya menyambut baik niat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuat program Pasar UKM. Bahkan, Pasar UKM di Pasar Segar yang dikhususkan pelaku UKM di lorong secara gratis sangat membantu pelaku UKM.
“Kita sangat menyambut baik program dari Pemkot Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM bekerjasama dengan pengelola Pasar Segar sebagai penyedia lahan dan Berita Kota Makassar sebagai publiksi,” ungkap Ketua UKM Kota Makassar, A. Ilham di kantornya Jalan Perintis Kemerdekaan.
Apalagi, jelas Ilham, program tersebut sangat bagus dan tujuannya hanya semata-mata memberdayakan pelaku UKM di lorong untuk masuk ke mal.
Hanya saja, diakui Ilham, para pelaku UKM belum menempati kios dan lapak di lantai II Gedung Pasar Segar karena masih menunggu kepastian launching program Pasar UKM.”Kita belum masuk karena belumpi jelas kapan launching. Apalagi sesudah pergantian kepala dinas, siapa tau berubahki kebijakannya nanti,” tambahnya.
Dia pun memberikan sinyal kuat bahwa pihak akan meramaikan pasar segar itu. Indikasinya, UKM binaannya sekitar 15 orang yang bergerak di bidang kuliner telah menyatakan siap meramaikan pasar segar dan telah mendaftar pada dinas terkait.”Sudah sekitar 15 UKM yang mau masuk,” ucapnya.(arf-man/war)
Diskop Menunggu Kesiapan UKM
×

