JENEPONTO, BKM–Wakil Bupati Jeneponto, H Mulyadi Mustamu belum dapat memastikan akan pisah dari Iksan Iskandar di Pilbup 2018 mendatang. Alasannya, karena pelaksanaan Pilbup senidir masih cukup lama. Hal tersebut dikemukakan Mulyadi Mustamu menanggapi kunjungannya pada tujuh titik sehari untuk bersilaturahmi. Saat ditemui diruang kerja Wakil Bupati di Jalan Lanto Daeng Pasewang Bontosunggu, Selasa (14/6), Karaeng Tinggi-sapaan akrab Mulyadi mengungkapkan bila dirinya hanya bersilaturahmi dengan masyarakat hingga tujuh titik dalam sehari. “Yang jelas kunjungan tersebut hanya silaturahmi saja. Kalau ada teman mengartikan lain silahkan,”ujar Mulyadi.
Mulyadi juga mempersilahkan media untuk menilai dirinya apakah akan maju sebagai calon bupati atau tetap sebagai calon wakil bupati. “Hanya teman kamu media saja dan itu haknya dia bicara seperti itu. Dan saya tidak boleh menghalanginya karena hak untuk berbicara seperti itu, kan itu kalau-kalau saja.
Kata kalau-kalau itu sama dengan andaikata, umpamanya dan itu sah-sah saja,”jelas mantan Ketua DPRD Jeneponto ini.
Pengurus Partai Hanura Jeneponto, Zaenal Jarre juga menegaskan belum ada pembicaraan di tingkat partai tentang siapa yang bakal mengendarai Hanura. “Jadi belum ada itu, bahkan Ketua DPC Hanura Mulyadi Mustamu saja belum pernah berbicara soal Pilkada karena masih lama. Nanti tahun 2018, bekerja saja dulu membangun Jeneponto Gammara,”tutur Zaenal
Salah seorang kerabat Mulyadi bernama Ilyas berharap agar paket “Siap Bisa” kembali maju di Pilbup mendatang. “Secara pribadi saya lebih condong agar Mulyadi berpasangan kembali dengan bupati Iksan Iskandar,”pungkas Ilyas. (krk/rif/c)
Mulyadi Belum Pastikan Pisah dari Iksan
×

