pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Limbah PLTU ‘Matikan’ Kawasan Mangrove

BARRU, BKM — Ratusan pohon bakau (mangrove) di kawasan pantai mati akibat limbah air panas buangan dari proyek listrik tenaga uap (PLTU) di Bawasalo Kecamatan Balusu Barru.
Warga sekitar khawatir limbah dari PLTU bisa mengganggu kehidupan mereka. Pihak PLTU Bawasalo diduga membuang langsung air panas ke laut yang lebih awal melakukan proses pendinginan. Akibatnya air panas itu mematikan ratusan pohon bakau. Daun mangrove berwarna merah dan nelayan mengaku resah karena ikan semakin menjauh dari kawasan pantai, sehingga ikan sulit lagi diperoleh.
Salah seorang nelayan bernama Hasyim bahwa ikan yang diperoleh melalui alat tangkap yang dipasang disekitar kawasan mangrove menjadi masak kalau pagi baru diambil. Makanya nelayan dibuat repot karena ikan harus diambil diwaktu malam. Derita warga sekitar PLTU tidak hanya sampai disitu.
“Saat ini semakin mengkhawatirkan adanya polusi dari limbah batu bara yang diterbangkan oleh angin hingga ke rumah warga. Selain berpotensi kepada gangguan ISPA, juga rumah dikotori oleh debu batubara,” aku Hasyim.
Ketua LSM Harimau Indonesia Bersayap(HIB) ABD Samid menyatakan limbah air panas dan debu batubara PLTU Bawasalo sudah sangat mengkhawatirkan. Selain mematikan mangrove dan merusak biota laut dikawasan pantai. Debu limbah batubara juga sudah mengganggu warga disekitar PLTU.
“Kami sudah menemui pihak PLTU, tapi tidak bisa memberikan solusi. Malah diminta mengkonsultasikan ke PLTU Tello. Begitu pula dengan nilai CSR yang menjadi tanggujawab perusahaan ini seolah-olah ditutup-tutupi,” ungkap Samid.
Juru Bicara PLN Wilayah Sulselbar, Hamsina yang dihubungi via handphone Minggu (19/6) mengaku sudah membahas masalah ini antara pihak PLTU Bawasalo di Barru dengan PLN Wilayah Sulselbar bersama pihak DPRD Barru. “Pokoknya terkait hal ini sudah dibicarakan melalui pihak yang dinilai terkait dengan masalah di PLTU Bawasalo,” ujar Hamsina tanpa merinci apa dari hasil pertemuan itu.
Anggota DPRD Barru Andi Haeruddin menyatakan dewan sudah melakukan pengecekan di lapangan. ”Memang ada ratusan tumbuhan bakau mati di kawasan pantai Bawasalo akibat limbah air panas,” katanya. (udi/C)



×


Limbah PLTU ‘Matikan’ Kawasan Mangrove

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar