SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap mengharapkan kepada seluruh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bumi Nene Mallomo untuk tidak membawa misi politik ditengah masyarakat.
Sekkab Sidrap, Ruslan saat memberikan sambutan penerimaan mahasiswa KKN STAIN Parepare angkatan ke-20, di aula kantor Bupati lantai 3 Sidrap, Senin (11/7).
“Dengan kehadiran adik-adik KKN didaerah Ini, kita berharap dapat membantu Pemda dalam membantu masyarakat, Namun tidak berpolitik yang bisa merugikan diri adek-adek mahasiswa sendiri,” tegasnya.
Ruslan berharap, kepada mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan agama Islam itu mampu membuat masyarakat bisa lebih mencintai Al-Qur’an serta memakmurkan masjid-masjid khususnya yang ada dilokasi KKN.
Wakil Rektor I STAIN Parepare, Djunaidi mengatakan, mahasiswa KKN yang berjumlah 466 orang itu, akan melaksanakan KKN di 8 Kecamatan yang terdiri dari 52 Desa/Kelurahan yang akan berlangsung selama 45 hari, yang dimulai sejak diterima Pemkab Sidrap hingga 25 September mendatang.
Ia mengatakan, melalui kegiatan KKN tersebut mahasiswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman belajar dalam kegiatan pembangunan masyarakat yang merupakan wahana penerapan dan pengembangan ilmu, teknologi dan seni yang dilaksanakan di luar kampus.
“Kami harap mahasiswa itu dapat meningkatkan kedewasaan berpikir melalui interaksi dan sosialisasi secara langsung dengan kehidupan masyarakat, karena tujuan kegiatan ini, untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, sekaligus memberikan bekal pengalaman bagi para mahasiswa dalam mengaplikasikan disiplin ilmunya di tengah-tengah masyarakat,”hrap Djunaidi. (ady/C)
Mahasiswa KKN Dilarang Bawa Misi Politik
×

