MAKASSAR, BKM –Pembangunan pelebaran jembatan Sungai Tello yang sempat terbengkalai kembali akan dikerjakan. Menurut rencana, paling lambat Desember mendatang, proyek pelebaran jembatan itu akan ditender kembali.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan Metropolitan BBPJN VI, Rahman Djamil, Selasa (12/7) menjelaskan, tender kelanjutan proyek ini akan dimulai sebelum akhir tahun. Targetnya, pada Januari pekerjaanya sudah bisa dimulai.
Dia menyebutkan, usulan anggaran untuk penyelesaian Jembatan Tello naik dari Rp5 miliar menjadi Rp6 miliar.
Tidak ada alasan jelas peningkatan usulan anggaran tersebut.
Namun, Rahman memperkirakan kenaikan anggaran itu disebabkan ada perubahan metode untuk memperkuat bagian bawah jembatan.
“Mungkin itu alasannya sehingga usulan anggarannya ditambah. Jadi total pastinya yang diusulkan Rp6 miliar,” jelas Rahman.
Dia melanjutkan, berdasarkan perencanaan, masa pekerjaan Jembatan Tello selama tujuh bulan.
Jika mengacu pada jadwal, artinya sekitar Juli atau Agustus, pengguna jalan sudah bisa menikmati pelebaran Jembatan Sungai Tello.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta agar proyek kelanjutan Jembatan Tello bisa dikerjakan kontraktor yang profesional. Ia minta balai untuk selektif memenangkan kontraktor.
Dia tak mau kejadian lalu terulang kembali sehingga terjadi putus kontrak terhadap kontraktor pemenang tender karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaan.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak boleh salah-salah,” tegasnya. (rhm/war)
Akhir Tahun, Jembatan Tello Kembali Ditender
×

