MAKALE, BKM — Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae meminta kepada warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak terprovokasi. Hal ini disampaikan Bupati disela-sela
pelaksanaan shalat Idhul Fitri 137 H digelar di Tana Toraja dihadiri ribuan umat islam di eks Lapangan Basket Makale dengan Khatib H Nurdin Batu Rante.
Shalat Id di Rantepao dipusatkan di Masjid Raya hingga ke Jalan Konsta, mendapat penjagaan ketat dari petugas dan pemuda Toraja lainnya.
Bahkan kedua bupati Nicodemus Biringkanae Tana Toraja dan Kalatiku Paembonan Toraja Utara nampak ikut melakukan pengawasan selama berjalan shalat id.
Kondisi seperti ini sudah berjalan baik dari tahun ke tahun karena kedua bupati Toraja sudah sepakat Toraja menjadi percontohan toleransi umat beragama.
Di Toraja Utara Kalatiku Paembonan sudah tuangkan sala satu poin dalam visi dan misi Toraja Utara Taman Sari Toleransi Umat Beragama, demikian pula Tana Toraja sebagai daerah Beriman, aman, damai, adil dan demokratis berbasis budaya.
Usai shalat id, bupati Nicodemus didepan umat islam menyampaikan umat beragama di Tana Toraja toleransinya cukup tinggi karena di ikat dalam bingkai adat Tongkonan, meskipun beda keyakinan namun jangan pernah dan mudah diprovokasi.
Pasalnya membangun Tana Toraja lebih maju partisipasi semua lapaisan masyarakat menentukan tanpa melihat suku, agama dan ras.
Kita boleh beda keyakinan tetapi persudaraan dan toleransi terus kita jaga, dan itulah kemajemukan masyarakat Toraja sudah terbina cukup lama sebagaimana pesan dan akulturasi diteruskan para pendahulu dan nenek moyang kita, kata Nico.
Fitra adalah kemuliaan, sambung Nicodemus, visi dan misi Tana Toraja Unggul dan Sejahtera, program mulia pemda terwujud jika kejujuran kita jaga dan pelihara, dan ketahuilah hanyalah orang yang kuat imannya mampu menjaga amanah dianugrahkan kepadanya.
”Saya yakin jika persudaraan dan seperasaan terus kita bina di Tana Toraja mendukung pemerintahan Sangmaneta, anugrah Tuhan yang paripurna terus tercurah kepada kita,” tutur Nico (gus/D).
Jaga Persatuan dan Jangan Terprovokasi
×

