GOWA, BKM — H Rahman Anis selaku pemilik SPBU Panciro angkat bicara terkait peristiwa kebakaran di SPBU miliknya pada Minggu (18/7). Dalam peristiwa ini diketahui 1 buah mikrolet (petepete) hangus terbakar serta menyebabkan sopir mikrolet cedera serius akibat luka bakar.
Dalam keterangannya, Rahman mengaku jika peristiwa ini murni sebuah kecelakaan. Rahman juga memastikan bahwa api tidak berasal dari box pompa BBM miliknya, sebab usai pemeriksaan pihaknya ditemukan api berasal dari box pompa.
“Soal insiden tadi kami akan selesaikan secara kekeluargaan apalagi ini murni kecelakaan karena memang sumber api tidak berasal dari mesin tangki tapi dari mobil itu,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana perbaikan box pompa dan rencananya akan kembali beroperasi pada Rabu ini. Untuk sementara, pengisian BBM di SPBU miliknya tidak beroperasi, sebelum dilakukan perbaikan.
“Kebetulan ini hari libur Pertamina juga lagi libur sehingga kemungkinan besok atau lusa SPBU kami belum beraktivitas sementara nanti hari Rabu,” kata Rahman.
Rahman juga mengatakan, terkait jadwal pengoperasian kembali SPBU Panciro, pihaknya akan melengkapi SOP dulu. Diakuinya dalam SPBU miliknya terdapat enam tangki BBM. Semhanya akan dilengkapi racun api dulu.
Kendati demikian, Rahman enggan mengungkap seberapa besar kerugian materialnya namun salah satu teknisi mengakui jika harga satu box pomp senilai Rp350 juta. (sar/ril)
Pemilik SPBU Panciru Sebut Kebakaran Kecelakaan
×

