SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap meminta kepada pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sidrap agar dapat melahirkan guru berkualitas demi peningkatan mutu pendidikan.
Asisten Kesra Pemkab Sidrap, Hamka Lokki dalam Musyawarah Daerah (Musda) II IGI Sidrap, di Aula Hotel Grand Zidny, Pangkajene, Sidrap, Minggu (24/7) berharap, Musda dapat menjadi momentum yang tepat untuk mengevaluasi kinerja IGI yang telah ditempuh selama ini serta berusaha melangkah ke depan dalam melakukan kajian-kajian inovatif, aktual dan kontekstual tentang pendidikan dalam memperbaiki kinerja dan sikap mental guru yang profesional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sidrap, Nur Kanaah juga mengharapkan, supaya IGI berkolaborasi dengan organisasi-organisasi profesi lain seperti PGRI, HIGSDI, IGTKI, dan stakeholder terkait dalam melakukan upaya-upaya konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidrap.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah semua organisasi profesi guru, termasuk IGI dalam meningkatkan kualitas guru,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan, bahwa dari kalangan guru perlu memiliki kesadaran kolektif dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalimenya. Di era digital ini, katanya, guru harus produktif dan kreatif setiap melaksanakan tugasnya sebagai agen pembelajaran.
“Jadi, apa yang menjadi tema Musda II IGI Sidrap yakni, Penguatan Kelembagaan Organisasi dalam Mewujudkan Tenaga Pendidik Produktif dan Kreatif, sangat ideal diaplikasikan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan bangsa,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, meski eksistensi IGI masih seumur jagung, namun organisasi ini diyakini akan mampu membawa perubahan yang signifikan dalam peningkatan kualitas dan mutu pendidikan, khususnya di Bumi Nene Mallomo.
Hal ini terbukti, dari kegiatan seminar Nasional tentang Literasi yang baru-baru ini diselenggarakan IGI Kabupaten Sidrap yang dihadiri oleh 500-an guru secara sukarela dan dalam waktu dekat ini, IGI akan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, khususnya Dinas Pendidikan dalam menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai Kabupaten Literasi Ketiga di Sulawesi Selatan Setelah Kota Makassar dan Kabupaten Enrekang.
Nurdin, Ketua IGI Periode 2016-2021 yang terpilih secara aklamasi ini mengatakan,
dalam manajemen pengelolaan organisasi yang berbasis teknologi, guru yang terdaftar sebagai anggota IGI Sidrap adalah guru-guru muda yang mau maju, inovatif, dan punya kepedulian dalam peningkatan kualitas guru.
Menurutnya, beberapa di antara mereka masuk sebagai guru pembelajar dan Instruktur Nasional ataupun guru berprestasi. Dengan motto “Sharing and Growing Together”.
“IGI terus melakukan peningkatan mutu guru secara terprogram dan berkelanjutan, salah satunya melalui program Satu Guru Satu Tablet (Sagu Satap)yang mendorong guru untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran,” tandas Ketua IGI Sidrap dua periode ini. (ady/C)
Nurdin Oppo Pimpin IGI Sidrap
×

