SOPPENG,BKM — Salah satu Baruga yang ada di Dermaga Salo MateE, Danu Tempe, Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, dibiarkan dan tidak terurus. Padahal Baruga ini berada di Pinggir Danau.
Lembaga Swada Masyarakat Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Lukman, S,Ag kepada BKM Selasa (26/7) menyoroti hal ini. Harusnya segala fasilitas yang ada di dermaga itu dijaga dan dipelihara supaya tidak terkesan membuang-buang angaran.
Dia menambahkan seharusnya Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Soppeng menempatkan Petugas untuk memelihara segala fasilitas yang ada apa lagi dermaga ini merupakan ikon Kecamatan Marioriawa salah satu pensuplai PAD Kabupaten Soppeng.
“Tidak boleh dibiarkan seperti itu harusnya di rawat dengan baik, jangan dibiarkan kumuh begitu. Apa lagi rencananya Minggu ini akan dijadikan sebagai pusat acara Maccera Tappareng, salah satu acara budaya yang dilaksanakan setiap tahun sejak ratusan tahun silam,” ujar Lukman.
Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Soppeng Ir Nur Jumhuri mengatakan petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan yang ditempatkan disana hanya saja menurutnya petugas memang kewalahan karena hanya ada dua sementara masyarakat disana banyak dan sepertinya mereka tidak ada rasa memiliki.
“Mengenai baruga itu memang sekarang sudah mulai rapuh dan sekarang ini kami akan menganggarkan biaya untuk merehab Baruga tersebut”.ungkap Kadis.
Dia menambahkan rencananya Jumat (29/7)akan melaksanakan jumat pagi bersih dan sipatnya berkesinambungan untuk mengajak warga sekitar danau Tempeh untuk bersih lingkungan kunci Kadis Perikanan.
Kepala UPT Dermaga Salo MateE Andi Poddin mengakui ada dua petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan kabupaten Soppeng yang ditugaskan di Dermaga Salo MateE. Namun karena kantornya memang dua bulan terakhir dia tidak berkantor disana dikarenakan kantornya sejak meluapnya air danau maka kami pindah kantor ke Samping Kantor Lurah Limpomajang,” tandas Andi Poddin. (ono/D)
Dermaga Salo MateE tak Terurus
×

