PASANGKAYU, BKM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Utara (Matra) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matra untuk segera membenahi sistem drainase kota Pasangkayu. Sebab, setiap musim hujan ibukota Matra ini selalu digenangi air. Bahkan hingga menggenangi rumah penduduk dan jalan-jalan di dalam kota.
Wakil Ketua DPRD Matra, Musawir Az Isham, mengatakan, pembenahan drainase kota mesti segera dilakukan. Sebab itu juga merupakan bagian dari visi misi bupati dan wakil bupati Matra periode kedua ini. ”Saya pikir visi misi bupati terkait pembenahan kota ini perlu segera direalisasikan. Agar perwajahan ibukota bisa terlihat sebagaimana layakanya sebuah ibukota. Kami di DPRD siap memback up realisasi program dari visi misi bupati terkait pembenahan kota ini,” terang ketua DPD Demokrat Matra ini, Senin (25/7).
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Matra, Budiansyah, mengatakan, tahun ini pembenahan kota sudah memaski tahap desain secara keseluruhan. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp500 juta. ”Memang pembenahan kota sudah menjadi fokus kami tahun ini. Dan tahap pertama itu adalah mendesain dulu. Karena drainase ini tidak bisa dibangun secara parsial-parsial. Jadi kemungkinan untuk bagian selatan Pasangkayu pembuangannya itu di kanal jembatan patah. Dan untuk bagian selatan pembuangannya di sekitar empang yang berdekatan dengan sungai Pasangkayu,” jelasnya.
Ditambahkan, setelah tahap desain dirampungkan, baru kemudian pihaknya akan menaksir jumlah anggaran pengerjaan drainase yang akan dianggarkan pada tahun anggaran 2017 mendatang.
”Sekarang program desain drainase kota sudah masuk tahap lelang di Unit layanan pengadaan (ULP) Matra, tinggal tunggu siapa pemenang lelang. Nah, kalau sudah jadi desainnya baru akan ditahu berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pengerjaan drainase,” sambung Budiansyah. (ala/mir/c)
Jalan Utama Kota Sering Kebanjiran
×

