pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pembangunan Landmark Menuai Protes

SINJAI, BKM — Pembangunan landmark Kabupaten Sinjai dengan ikon ikan menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu sorotan dari Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sinjai.
Koordinator Kopel Sinjai, Ahmad Tang menuturkan, pembangunan landmark dengan ikon ikan sangat tidak tepat. Apalagi bila dilihat secara historis.
“Kabupaten Sinjai identik dengan kuda warna putih,” akunya.
“Identitas Sinjai itu kuda bukan ikan. Saya juga mempertanyakan apa azas kemanfaatan pembangunan landmark tersebut. Apalagi masih banyak warga miskin (dananya bisa dialihkan membantu warga miskin),” sambungnya.
Pria yang juga Ketua Divisi Pemantauan DPRD Sinjai ini menilai, pembangunan yang memakai uang rakyat milyaran rupiah tidak melalui kajian mendalam dan pelibatan stakeholder pada saat penyusunan.
Sementara itu, Kabid Tata Bangunan Dinas Tata Ruang Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Sinjai, Haris Achmad mengaku pembangunan landmark Sinjai tidak mengambil ikon ikan.
“Bukan ikan. Tetapi filosofi Kerajaan Tellu Limpoe yang kita angkat,” dalihnya. Haris melanjutkan, pembangunan tugu senilai Rp1,8 miliar tersebut sudah dalam tahap proses pengerjaan. (din/C)



×


Pembangunan Landmark Menuai Protes

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar