BARRU, BKM — Warga Desa Cilellang Kecamatan Mallusetasi memprotes keberadaan bangunan saluran air yang memakai anggaran ADD 2016 dan dinilai tidak memiliki asas manfaat. Saluran air yang diperuntukkan sebagai pembuangan air itu, ternyata justru berpotensi menyebabkan banjir karena airnya hanya berputar kembali disaluran tersebut.
Warga Desa setempat H Aziz yang Jumat (29/7) mengatakan proyek tersebut dibangun tanpa kelengkapan papan proyek. Saluran air tanpa pembuangan itu, jauh dari asas manfaat dan terkesan mubazir.
”Beginimi kalau aparat desa membangun tanpa melakukan musyawarah dengan masyarakat setempat. Makanya saya berani menyatakan pembangunan saluran air ini merupakan proyek siluman. Pokoknya rata-rata warga Cillelang memprotes proyek tersebut,” beber Aziz.
Plt Kades Cilellang Muhammad Amin yang juga Sekdes ketika dihubungi secara terpisah Minggu kemarin membantah kalau saluran air. Ini dibangun tanpa musyawarah. Tidak benar itu. Musyawarah dengan masyarakat dilakukan sejak 2015. Warga sudah bertandatangan dan disaksikan para pengurus Badan Perwakilan Desa(BPD).
Memang proyek ADD 2016 bernilai Rp 520 juta lebih ini masih dalam tahap plesteran. Dokumen dari tanda tangan persetujuan warga masih ada dan diarsipkan,” ungkap Amin
Pihak yang keberatan itu, kata Amin, saya sudah tahu orangnya. Dia itu kecewa lantaran pernah meminta agar proyek tersebut dipihakketigakan kepada dirinya. (udi/C)
Proyek Saluran Diprotes Warga
×

