MAKALE, BKM — Awan kelabu meliputi Kota Makale Kabupaten Tana Toraja, Minggu (31/7). Seorang putri terbaiknya dari Bumi Lakipadada, Laksamana Muda (Purn) Christina Maria Rantetana asal Buntu Tangti Mengkendek Tana Toraja, Minggu (31/7) menghembuskan nafas terakhirnya di RS AL Mintoharjo Jakarta sekitar pukul 21.45 WIB.
Sebelumnya, almarhumah sempat mendatangi rumah sakit untuk cek up penyakit yang dideritanya. Tapi tuhan berkehendak lain akibat penyekit dideritanya bukannya malah sembuh melainkan kumat hingga membawanya kembali ke pangkuan tuhan yang maha kuasa.
Almarhumah meninggalkan seorang suami Cosmas Sampe Birana dan lima orang anak. Jenazah akan dikebumikan di kampung halamannya Mengkendek. Sebelum diberangkatkan ke Tana Toraja terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka Perumahan Permata Harapan Baru, Blok A1 nomor 4, Bekasi.
Jenderal AL bintang dua ini lahir pada 24 Juli 1955. Selama aktif di TNI AL berbagai jabatan penting pernah disandangnya. Mengawali karier di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) di luar negeri Naval Staff Course Royal Sydney Australian, juga pernah anggota Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pertama anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Direktur Sekolah Kesehatan Angkatan Laut.
Menjadi anggota Kowal pertama mengikuti pendidikan strata dua di Tulane Universitas New Orleans Amerika Serikat, Kowal pertama staf ahli Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Bidang Ideologi dan Konstitusi.
Christina juga wanita pertama di Asia Tengara sebagai Jenderal Bintang Dua dari TNI Angkatan Laut.
Kerabat almarhumah John Bari kepad BKM Selasa (2/8) menuturkan almarhumah akan dikebumikan di kampung halamannya Buntu Tangti Mengkendek. ”Semua persiapan keberangkatan jenazah sudah tersedia,” singkat pengurus IKAT Toraja Jakarta ini (gus/C).
Toraja Berduka, Putri Terbaiknya Wafat
×

