RANTEPAO, BKM — Kopi arabika Toraja terus perhatian dunia internasional karena aroma dan harganya kompetitip. Kamis (4/8) lalu Wali Kota Selandia Baru, Calvin Coe bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Toraja Utara dan diterima Bupati Kalatiku Paembonan di ruang kerjanya.
Kunjungan kerja Walikota Selandia Baru merupakan tindaklanjut kerjasama keduanya saat mantan Bupati Frederik Sorring berkuasa.
Bahkan pemerintah Selandia Baru telah membantu Toraja Utara pengembangan kopi di beberapa sentra kebun kopi masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
Calvin Coe mengutarakan keinginannya kerjasama dilanjutkan karena kedua daerah memiliki persamaan seperti potensi pariwisata, dan tidak kalah menariknya Calvin terpikat dengan kopi Toraja tiada taranya.
Dia mengaku menyukai kopi Toraja terutama karena rasanya yang khas, sifatnya yang spesial dan eksotis, serta variasi yang beragam, baik jenis kopi maupun penyajian seduh kopi.
Selain itu, sambung Calvin Coe, ia juga tertarik dengan sistim pendidikan di Toraja Utara sehingga menyempatkan diri kunjungi beberapa SD dalam kota Rantepao.
Kalatiku Pembonan mengapresiasi kedatangan Walikota Selandia Baru Calvin Coe, sebab mengathui harga kopi arabika Toraja di pasar internasional, sehingga diharapkan kerjasama tersebut member angin segar kepada petani kopi.
”Karena itu melalui kerjasama sistim dan cara bertani copi, maupun sistim belajar majukan pendidikan ditindaklanjuti di media sosial bertukar informasi dan pengalaman,”imbuhnya (gus/D).
Torut-New Zelan Jalin Kerjasama
×

