MAKALE, BKM — Toraja Maraton Internasional (TMI) 2016 berhadiah total Rp 200 juta dipadukan dengan kegiatan pariwisata, olahraga, budaya dan keindahan alam memperlombakan tiga kelas 42 km, 23 km dan 5 km. Acara ini diikuti 750 pelari luar negri, nasional, dan lokal, Sabtu (13/8) kemarin. Peserta staf dan finis di Lapangan Bakti Rantepao. Kejuaraan nasional bagian dari promosi pariwisata setelah Toraja masuk destinasi pariwisata dunia, terbilang sukses karena begitu antusias pelari berpartisipasi, baik pejabat dan mantan pejabat dan dari luar negeri.
Pada jarak tempuh 5 km nampak berpartisipasi mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol (Purn) Matius Salempang, mantan bupati Tator Tarsis Kodrat, Bupati Tana Toraja Kalatiku Paembonan, Wabup Yosia Rinto Kadang, Sekkab Lewaran Rantela`bi, Dandim Jimy Sirait, Humas Fitra Rusdi dan pejabat lainnya.
Marathon 42 km dan 23 km dilepas Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae di Plaza Kolam Makale dengan rute berbeda. Sayangnya acara yang digelar Kemenpar RI ini minim partisipasi dari masyarakat setempat karena minimnya sosialisasi.
Rute yang dilalui juga tidak aman sehingga dikeluhkan para atlet. Selain itu jalur dan lintasan berlobang, ditamba bau yang menyengatkan disepanjang jalan.
Kondisi ini terjadi karena kurangnya koordinasi dan komunikasi panitia penyelenggara dengan pemerintah dan Forum Komunikasi Daerah di dua kabupaten, membuat sejumlah jalur dan rute tidak layak untuk kejuaraan bertaraf internasional.
Di kelas 42 km Stephen Mungathia keluar sebagai juara, menyusul Nkubitu dan Charles Kipkorir Kipsang 2 jam 35 menit 26 detik,dan Jacob Kibiwot Kitur 2 jam 41 menit 21 detik.
Di kelas terbuka wanita juara diraih Margaret Njuguna, Rebeca Nakuwa dan juara Viola Jepchchirchir Kimeli.
Sementara di kelas nasional putra 42 kilometer direbut Rudi Febriade, Amir Said dan La Ode Amlia Maga.
Kelas nasional putri diraih Nengsi Samadi waktu disusul Helda Napitupulu, Ayusutari Purnama 4 jam 53 menit 43 detik. (gus/C).
Mantan Kapolda dan Bupati Ramaikan TMI 2016
×

