BARRU,BKM — Festival Budaya To Berru ke V (FBTB) yang digelar selama sepekan, Sabtu(13/8) malam ditutup Wabp Barru Suardi Saleh di Alun-alun Colliq Pujie. Festival yang sebelumnya dibuka Gubernur Sulsel SYL. Kini penutupan pekan budaya dan Barru Ekspo 2016 ini tidak ditutup Petinggi Sulsel.
Berbeda dengan Festival Budaya To Berru yang lalu. Jika agenda pembukaan dilakukan Gubernur, maka penutupan Festival Budaya To Berru (FBTB) dilakukan pejabat setingkat dibawahnya. Sejumlah pihak bertanya-tanya karena penutupan festival yang dirangkaikan dengan Barru Ekspo ini, juga tidak dihadiri Bupati Andi Idris Syukur.
Wabup Barru Suardi Saleh dalam pembacaan sambutan Bupati menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati.
Kapolres Baru AKBP Minarto, Dandim 1405 Letkol CZI Syarifuddin, para Asisten dan Kepala SKPD dilingkup Pemkab.
Mantan Kepala Bappeda Pinrang ini mengajak semua pihak dan masyarakat Barru, agar tetap melanjutkan festival ini . Pembangunan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan masyarakat. “Apalagi masyarakat Bugis yang sangat memegang tegus falsafah lempu, getteng dan ada tongeng. Budaya sendiri harus dipelihara dan dipertahankan. Bahkan harus dipromosikan melalui pengembangan sektor wisata. Pengembangan sektor budaya sebagai aset promosi wisata penting untuk dikembangkan,” kata Suardi.
Festival budaya yang dirangkaikan dengan Barru Ekspo kedepan, kata Suardi. (udi/c).
Wabup Tutup Festival Budaya To Berru
×

