BANTAENG, BKM — Seratusan warga Dusun Barayya yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Barayya Melawan (Ambarawa) Desa Ulugalung Kecamatan Eremerasa, Jumat (26/8), menggelar demonstrasi di tiga lokasi. Yakni, di jalan poros nasional depan kantor Bupati Bantaeng, Gedung DPRD dan depan Kantor PDAM.
Mereka mendesak bupati segera mencopot Direktur Utama PDAM Bantaeng, Andi Nurjaya Hakim. Tuntutan itu dituangkan dalam selembar surat pernyataan sikap per 26 Agustus ditandatangani Koordinator Aksi Ahmad Irsan.
Di depan kantor bupati, beberapa orator Ambarawa, diantaranya Ahmad Irsan, Haeruddin, Anto Rio Antoni Mulya, secara bergantian mengatakan bahwa, sudah enam bulan masyarakat Barayya tidak menikmati air bersih PDAM. Padahal, katanya, mata air Eremerasa yang disuplay PDAM melintas di kampung mereka.
Tidak logis, lanjutnya, jika warga kota yang menikmati air bersih yang dikelola PDAM sedangkan warga Barayya mengalami krisis air bersih. Padahal Barayya merupakan jalur instalasi pipa PDAM. Menurutnya, permasalahan ini muncul akibat gagalan Dirut PDAM.
Dari depan kantor bupati, demonstran melanjutkan orasinya di gerbang DPRD setempat. Rencananya, mereka akan menyampaikan aspirasinya kepada Pemkab Bantaeng melalui DPRD. Sayangnya, tidak seorangpun dari 25 anggota dewan yang hadir.
Kesal karena tidak ada anggota dewan, mereka lalu melanjutkan aksinya ke depan kantor PDAM yang terletak tak jauh dari rujab bupati. Disini, salah seorang orator, Yudha Jaya, menantang Dirut PDAM untuk menemui demonstran.
Yudha mengkritisi kinerja Andi Nurjaya. Dia meminta agar Nurjaya segera meninggalkan kursinya dan menanggalkan jabatannya sebagai Dirut. Selain itu, dia meminta supaya Nurjaya mengembalikan piagam penghargaan kepada panitia di Jakarta. “Top BUMD Award 2016 segera dikembalikan ke panitia”, ketusnya.
Yudha juga tidak menolak Nurjaya memberikan penjelasan kepada demonstran. “Kami tidak butuh retorika Andi Nurjaya. Kami hanya ingin tuntutan kami dipenuhi”, tandasnya.
Kelompok Ambarawa memberikan tenggat waktu satu minggu kepada Dirut untuk menyelesaikan masalah air bersih di Barayya. Dalam hal ini, Andi Nurjaya diminta menandatangani pernyataan sikap. Andi Nurjaya yang juga mantan aktivis LSM, menerima tuntutan tersebut. Dia membubuhkan tandatangan di tengah-tengah kerumunan demonstran. (wam/C)

