LUWU, BKM — Kondisi Mapolres Luwu terlihat tegang, 222 personil dari seluruh satuan terlihat berlarian menenteng senjata laras panjang termasuk lima personil Polisi Wanita (Polwan). Ke lima personil Polwan justru menjadi terdepan dalam mempertahankan keamanan Mako.
Suara tembakan dari senjata laras panjang jenis V2 roger mini bersama suara senjata laras pendek (pistol) jenis revolver menggema di area Mapolres.
Dua orang tak dikenal diamankan tim Dalmas lalu digiring ke dalam markas. Sejurus kemudian, Mako Polres berhasil dikendalikan oleh tim 222 dari kelompok tak dikenal, Senin (29/8).
Kapolres Luwu Ahmad Yanuari Insan, Waka Polres Kompol Saenong dan Kabag Ops Kompol Herman Palar nampak terlihat memimpin langsung pengamanan markas komando saat penyerangan Mako berlangsung. Kondisi Mako berangsur-angsur kondusif setelah dua orang tak dikenal berhasil dilumpuhkan.
Weits, tapi aksi penyerangan Mako ini hanya bagian dari simulasi Sispam Kota yang digelar Polres Luwu.
Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Insan mengakui latihan ini adalah bagian dari kesiap siagaan personil jika sewaktu-waktu terjadi aksi penyerangan di Markas oleh orang tidak dikenal massa yang hendak berbuat anarkis di lingkup Mapolres.
“Simulasi ini digelar untuk menguji kesiapan anggota sesuai peran masing-masing. Saya berikan apresiasi,” ujar Kapolres.
Sementara Kabag Ops Kompol Herman Palar yang mengendalikan simulasi Sispam Kota menuturkan sebanyak 222 personil dilibatkan termasuk jajaran Polsek.
“Simpam Kota untuk melatih kepekaan anggota terkait terkait pengamanan Mako,’ jelas Herman.
(wan/C)
‘Mako Diserang’ Polwan Terdepan
×

